Lampung Menuju Poros Ekonomi Baru: Wamendagri Akhmad Wiyagus Tekankan Sinergi Strategis

Akbar Silohon | WartaLog
15 Apr 2026, 15:18 WIB
Lampung Menuju Poros Ekonomi Baru: Wamendagri Akhmad Wiyagus Tekankan Sinergi Strategis

WartaLog — Lampung bukan sekadar wilayah administratif di ujung selatan Pulau Sumatra; ia adalah jantung pacu yang berpotensi besar menggerakkan roda ekonomi nasional. Pernyataan ini ditegaskan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, saat menyoroti posisi strategis provinsi berjuluk ‘Sai Bumi Ruwa Jurai’ tersebut dalam sebuah forum diskusi eksekutif di Bandar Lampung baru-baru ini.

Dalam pandangan Kementerian Dalam Negeri, Lampung memegang peranan krusial sebagai simpul pembangunan yang menghubungkan berbagai aspek strategis nasional. Wiyagus menekankan bahwa provinsi ini memiliki modal besar untuk bertransformasi menjadi pilar utama dalam pembangunan nasional, bukan sekadar pelengkap peta wilayah Indonesia.

Lebih dari Sekadar Penopang Pangan Ibu Kota

Selama ini, Lampung telah membuktikan kapasitasnya sebagai penyokong utama kebutuhan logistik pangan nasional, khususnya bagi DKI Jakarta. Namun, Wiyagus mengingatkan bahwa potensi tersebut tidak boleh hanya dilihat sebagai rutinitas distribusi semata. Dibutuhkan pengelolaan yang jauh lebih optimal agar dampak ekonominya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Read Also

Jakarta Kembali Terkepung Banjir: 31 RT Terendam Luapan Sungai Hingga Ketinggian 130 Cm

Jakarta Kembali Terkepung Banjir: 31 RT Terendam Luapan Sungai Hingga Ketinggian 130 Cm

“Lampung memiliki kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan kita. Tantangan ke depan adalah bagaimana mengelola potensi ini agar memberikan nilai tambah yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat di daerah,” jelas Wiyagus dalam keterangannya yang diterima redaksi.

Menyelaraskan Irama Pembangunan Pusat dan Daerah

Pertumbuhan ekonomi Lampung yang menunjukkan tren positif belakangan ini mendapat apresiasi. Meski demikian, Wiyagus memberikan catatan penting mengenai ‘orkestrasi’ pembangunan. Ia menegaskan bahwa setiap langkah pembangunan di daerah harus selaras dengan garis kebijakan pemerintah pusat agar tercipta efisiensi dan akselerasi yang maksimal.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus perhatian untuk memperkuat posisi Lampung meliputi:

  • Penguatan Sumber Daya Manusia: Mencetak SDM yang kompeten dan inovatif untuk mengelola kekayaan alam secara mandiri.
  • Hilirisasi Komoditas: Mendorong nilai tambah produk unggulan daerah agar tidak hanya dijual sebagai bahan mentah.
  • Ketahanan Daerah: Membangun fondasi ekonomi lokal yang kuat sebagai pilar ketahanan nasional yang tangguh.

Integritas Sebagai Kunci Keberlanjutan

Selain aspek teknis ekonomi, Wamendagri juga mewanti-wanti mengenai pentingnya menjaga integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, iklim investasi yang sehat dan pembangunan yang berkelanjutan hanya bisa terwujud jika tata kelola pemerintahan bersih dari praktik korupsi dan potensi permasalahan hukum.

Read Also

Prabowo Subianto Klaim Selamatkan Rp 31,3 Triliun: Misi Besar Memulihkan Aset Negara demi Pendidikan

Prabowo Subianto Klaim Selamatkan Rp 31,3 Triliun: Misi Besar Memulihkan Aset Negara demi Pendidikan

Menutup pernyataannya, Wiyagus mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk membuang jauh-jauh budaya ‘menunggu instruksi’. Ia mendorong adanya proaktifitas dan kolaborasi aktif dalam memanfaatkan setiap peluang serta dukungan yang ada demi memajukan ekonomi nasional melalui kontribusi nyata dari daerah.

Akbar Silohon

Akbar Silohon

Hi, saya senang berbagi berita terupdate.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *