Pajero Sport Full Tank Tembus Rp 2 Juta? Simak Panduan Lengkap Mengemudi Irit di Tengah Kenaikan Harga BBM Diesel

Rendra Putra | WartaLog
13 Mei 2026, 19:20 WIB
Pajero Sport Full Tank Tembus Rp 2 Juta? Simak Panduan Lengkap Mengemudi Irit di Tengah Kenaikan Harga BBM Diesel

WartaLog — Mengisi tangki bahan bakar hingga penuh kini bukan lagi sekadar rutinitas biasa bagi para pemilik SUV bongsor seperti Mitsubishi Pajero Sport, melainkan sebuah ujian kesabaran bagi kondisi finansial. Fenomena kenaikan harga bbm diesel yang cukup signifikan belakangan ini telah mengubah peta pengeluaran para pengguna mobil bermesin peminum solar tersebut. Betapa tidak, angka di dispenser SPBU kini bisa dengan mudah menyentuh angka dua juta rupiah hanya untuk satu kali pengisian penuh.

Kenaikan harga ini terjadi secara menyeluruh di berbagai penyedia layanan bahan bakar. Untuk varian diesel non-subsidi termurah saja, harga sudah berada di kisaran Rp 26.000 per liter. Namun, jika Anda memilih produk premium dari operator swasta seperti Shell atau Vivo, harganya bisa menembus Rp 30.890 per liter. Secara matematis, dengan kapasitas tangki Pajero Sport yang mencapai 68 liter, mengisi dari kondisi kosong hingga penuh menggunakan BBM kualitas tertinggi akan menguras kantong hingga lebih dari Rp 2.100.000. Angka yang fantastis ini tentu memaksa para pemilik kendaraan untuk memutar otak dan memperbaiki gaya berkendara agar konsumsi bahan bakar tetap efisien.

Read Also

Angin Segar bagi Pengemudi: Menilik Respon Gojek dan Grab atas Kebijakan Prabowo Pangkas Potongan Ojol Jadi 8%

Angin Segar bagi Pengemudi: Menilik Respon Gojek dan Grab atas Kebijakan Prabowo Pangkas Potongan Ojol Jadi 8%

Membedah Kecanggihan Mesin 4N15 MIVEC yang Efisien

Sebenarnya, Mitsubishi telah membekali Pajero Sport dengan mesin yang sangat modern dan efisien di kelasnya. Jantung mekanis berkode 4N15 dengan kapasitas 2.4L yang dilengkapi teknologi MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve timing Electronic Control system) plus Turbocharger sejatinya dirancang untuk memberikan performa maksimal dengan emisi dan konsumsi bahan bakar yang minimal. Teknologi ini memungkinkan pengaturan waktu bukaan katup yang presisi, menyesuaikan dengan kebutuhan beban mesin.

Namun, secanggih apa pun teknologi yang tersemat, performa tersebut tetap sangat bergantung pada siapa yang berada di balik kemudi. Kebiasaan berkendara yang salah dapat dengan mudah menggugurkan semua keunggulan teknologi efisiensi tersebut. Oleh karena itu, memahami karakter mesin diesel modern adalah langkah pertama yang krusial bagi setiap pemilik Pajero Sport untuk menjaga efisiensi di tengah gempuran harga BBM yang mahal.

Read Also

Ironi di Tengah Kenaikan BBM: Mengapa Insentif Bebas Pajak Mobil Listrik Kini Terancam Dicabut?

Ironi di Tengah Kenaikan BBM: Mengapa Insentif Bebas Pajak Mobil Listrik Kini Terancam Dicabut?

Seni Mengendalikan Torsi: Strategi ‘Kaki Halus’

Salah satu kunci utama dalam menghemat BBM pada mobil diesel bertenaga besar adalah cara menginjak pedal gas. Mesin diesel Pajero Sport memiliki torsi yang sangat besar dan sudah tersedia sejak putaran mesin rendah. Karakteristik ini seringkali membuat pengemudi terlena untuk menginjak gas terlalu dalam karena respons mesin yang instan. Padahal, injakan yang agresif justru akan membuang bahan bakar secara percuma melalui semprotan nozzle injektor yang berlebihan.

Para ahli menyarankan teknik ‘smooth acceleration’ atau percepatan halus. Bayangkan ada sebuah telur di bawah pedal gas Anda yang tidak boleh pecah. Dengan mengurut pedal gas secara perlahan, mesin akan bekerja lebih linear dan efisien. Mengingat torsinya yang melimpah, sedikit injakan saja sebenarnya sudah cukup untuk membuat mobil melaju dengan mantap tanpa harus melakukan ‘kickdown’ yang hanya akan membuat angka konsumsi BBM di layar MID melonjak drastis.

Read Also

Efek Libur Panjang, Penjualan Mobil Listrik Maret 2026 Terkoreksi: Jaecoo J5 Kokoh di Puncak, BYD Atto 1 Melandai

Efek Libur Panjang, Penjualan Mobil Listrik Maret 2026 Terkoreksi: Jaecoo J5 Kokoh di Puncak, BYD Atto 1 Melandai

Memanfaatkan Transmisi 8-Percepatan Secara Optimal

Pajero Sport versi terbaru dilengkapi dengan transmisi otomatis 8-percepatan yang sangat canggih. Keunggulan dari banyaknya rasio gigi ini adalah mesin dapat bekerja pada putaran (RPM) yang serendah mungkin saat kendaraan sedang dalam kecepatan jelajah (cruising). Transmisi ini dirancang untuk segera berpindah ke gigi yang lebih tinggi guna menjaga beban mesin tetap ringan.

Sebagai pengemudi, Anda harus membiarkan sistem transmisi bekerja secara natural. Hindari penggunaan mode manual jika Anda tidak benar-benar membutuhkannya, seperti saat mendaki atau melakukan engine brake di turunan tajam. Dalam kondisi jalanan datar atau tol, biarkan komputer mobil memilih gigi tertinggi agar RPM tetap terjaga di bawah angka 2.000. Penggunaan teknik berkendara irit dengan memanfaatkan rasio gigi tertinggi ini terbukti mampu menghemat konsumsi solar hingga belasan persen dalam perjalanan jarak jauh.

Manajemen Momentum dan Antisipasi Jalan

Kerap kali, borosnya bahan bakar bukan disebabkan oleh kecepatan tinggi, melainkan karena seringnya kita melakukan pengereman dan akselerasi berulang kali. Menggerakkan mobil seberat Pajero Sport dari posisi diam atau kecepatan rendah membutuhkan energi (bahan bakar) yang sangat besar. Oleh karena itu, menjaga momentum adalah seni yang harus dikuasai.

Perhatikan kondisi lalu lintas jauh di depan. Jika Anda melihat lampu merah atau kemacetan di kejauhan, segera lepas pedal gas dan biarkan mobil meluncur dengan sisa momentum yang ada (coasting). Menghindari penggunaan rem yang mendadak berarti Anda tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra untuk mengembalikan kecepatan mobil. Manajemen momentum ini tidak hanya menghemat BBM, tetapi juga memperpanjang usia pakai kampas rem Anda.

Pentingnya Tekanan Angin dan Perawatan Ban

Sering dianggap sepele, namun tekanan angin ban memiliki korelasi langsung dengan konsumsi bahan bakar. Ban yang kekurangan angin akan menciptakan hambatan gulir (rolling resistance) yang lebih besar. Hal ini memaksa mesin bekerja lebih keras untuk sekadar mempertahankan kecepatan. Pastikan tekanan angin ban Pajero Sport Anda selalu berada pada angka yang direkomendasikan pabrikan, yang biasanya tertera pada pilar pintu pengemudi.

Selain itu, perhatikan juga jenis ban yang digunakan. Ban dengan tapak yang sangat kasar (MT) memang terlihat gagah, namun secara aerodinamika dan gesekan akan jauh lebih boros dibandingkan ban tipe HT (Highway Terrain) yang lebih halus. Jika penggunaan mobil Anda didominasi oleh aspal perkotaan, menggunakan ban yang tepat adalah investasi cerdas untuk menekan biaya operasional harian.

Jangan Abaikan Perawatan Berkala dan Kebersihan Filter

Terakhir, efisiensi maksimal hanya bisa dicapai oleh mesin yang sehat. Komponen seperti filter udara dan filter solar memegang peranan vital pada mesin diesel. Filter udara yang kotor akan membuat pasokan oksigen ke ruang bakar berkurang, sehingga pembakaran tidak sempurna dan tenaga mesin ngempos. Akibatnya, pengemudi cenderung menginjak gas lebih dalam untuk mendapatkan tenaga, yang berujung pada pemborosan.

Begitu pula dengan filter solar. Mengingat kualitas solar di Indonesia yang bervariasi, penggantian filter solar secara rutin adalah kewajiban yang tidak boleh ditawar. Filter yang tersumbat akan membebani kerja pompa bahan bakar dan mengganggu akurasi semprotan injektor. Pastikan pula Anda menggunakan oli mesin dengan spesifikasi yang tepat untuk mengurangi gesekan internal mesin. Dengan melakukan perawatan mobil diesel secara rutin di bengkel resmi, performa mesin akan selalu prima, dan konsumsi BBM pun dapat tetap terjaga di level yang paling efisien.

Menghadapi tantangan harga BBM yang terus meningkat memang memerlukan adaptasi. Namun dengan kombinasi antara pemahaman teknologi kendaraan dan perubahan perilaku berkendara, mimpi mengendarai SUV mewah yang tetap ekonomis bukan lagi hal yang mustahil untuk diwujudkan.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *