Efek Libur Panjang, Penjualan Mobil Listrik Maret 2026 Terkoreksi: Jaecoo J5 Kokoh di Puncak, BYD Atto 1 Melandai

Rendra Putra | WartaLog
12 Apr 2026, 17:22 WIB
Efek Libur Panjang, Penjualan Mobil Listrik Maret 2026 Terkoreksi: Jaecoo J5 Kokoh di Puncak, BYD Atto 1 Melandai

WartaLog — Dinamika pasar mobil listrik di Tanah Air menunjukkan pergerakan yang fluktuatif sepanjang Maret 2026. Setelah mencatatkan performa impresif pada awal tahun, angka distribusi kendaraan ramah lingkungan ini harus rela terkoreksi cukup dalam seiring dengan terbatasnya hari kerja operasional selama periode bulan tersebut.

Berdasarkan data wholesales terbaru yang dihimpun oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total pengiriman mobil listrik dari pabrik ke dealer tercatat sebanyak 10.572 unit pada Maret 2026. Angka ini mencerminkan penurunan sebesar 14,15 persen jika disandingkan dengan pencapaian Februari yang sempat menembus 12.314 unit.

Peta Persaingan: Jaecoo Memimpin, BYD Mengalami Pergeseran

Salah satu sorotan utama dalam laporan periode ini adalah melandainya angka penjualan BYD Atto 1. Model yang biasanya mendominasi dengan pengiriman hingga ribuan unit ini harus puas dengan angka 672 unit pada bulan Maret. Padahal, pada Januari dan Februari, model ini konsisten terdistribusi masing-masing sebanyak 3.361 unit dan 3.700 unit.

Read Also

Changan Automobile: Mengintip Dapur Inovasi Raksasa Otomotif dengan Pasukan 24 Ribu Ilmuwan Global

Changan Automobile: Mengintip Dapur Inovasi Raksasa Otomotif dengan Pasukan 24 Ribu Ilmuwan Global

Namun, di tengah penurunan Atto 1, lini produk BYD lainnya justru menunjukkan taringnya. BYD Sealion 07 tampil sebagai jagoan baru dengan distribusi mencapai 1.236 unit. Tak ketinggalan, segmen MPV listrik 7-seater melalui BYD M6 juga mengalami tren positif dengan pengiriman 976 unit, naik signifikan dari bulan sebelumnya yang hanya berada di angka 523 unit. Bahkan, sub-brand mewah mereka, Denza D9, ikut terkerek naik ke angka 455 unit.

Kejutan besar justru datang dari Jaecoo J5. SUV listrik ini berhasil menahbiskan diri sebagai mobil listrik terlaris di Indonesia untuk periode Maret 2026 dengan total distribusi sebanyak 2.959 unit, tumbuh tipis dari capaian Februari sebesar 2.926 unit. Di sisi lain, Geely EX2 mulai mencuri perhatian pasar secara diam-diam dengan membukukan penjualan sebanyak 949 unit.

Read Also

Pajak Mobil Listrik Segera Diberlakukan, GAC AION Prediksi Adanya Reaksi Pasar

Pajak Mobil Listrik Segera Diberlakukan, GAC AION Prediksi Adanya Reaksi Pasar

Faktor Hari Kerja dan Optimisme Kuartal Pertama

Ketua I Gaikindo, Jongkie D Sugiarto, menjelaskan bahwa penurunan ini bukan disebabkan oleh melemahnya minat masyarakat, melainkan faktor kalender operasional. Adanya momentum libur panjang Idul Fitri dan cuti bersama di bulan Maret membuat hari kerja efektif di pabrik maupun proses pengiriman ke jaringan dealer berkurang drastis.

“Ada penurunan dibanding bulan Februari 2026 mengingat ada libur Hari Raya Idul Fitri di bulan Maret 2026,” ungkap Jongkie saat dikonfirmasi mengenai laporan industri otomotif tersebut.

Meski secara bulanan menurun, rapor hijau tetap terlihat jika menilik kinerja sepanjang kuartal pertama (Januari-Maret) 2026. Total distribusi mobil listrik telah menyentuh 33.150 unit, melonjak drastis sebesar 95,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Secara keseluruhan, total penjualan otomotif nasional pada kuartal pertama tahun ini telah mencapai 209.021 unit.

Read Also

Insentif Mobil Listrik Dicabut: Akhir Masa ‘Bulan Madu’ Bagi Pembeli Pertama di Indonesia?

Insentif Mobil Listrik Dicabut: Akhir Masa ‘Bulan Madu’ Bagi Pembeli Pertama di Indonesia?

Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Maret 2026:

  • Jaecoo J5: 2.959 unit
  • BYD Sealion 07: 1.236 unit
  • BYD M6: 976 unit
  • Geely EX2: 949 unit
  • BYD Atto 1: 672 unit
  • Denza D9: 455 unit
  • Wuling Darion EV: 301 unit
  • VinFast VF3: 258 unit
  • AION V: 238 unit
  • AION UT: 242 unit

Fenomena ini menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia semakin dewasa dengan pilihan model yang kian beragam, sehingga dominasi tidak lagi hanya tertuju pada satu atau dua model tertentu saja.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *