Sinergi Strategis Menko Infra AHY dan ITK: Membangun Kalimantan Lewat Inovasi dan SDM Unggul

Akbar Silohon | WartaLog
15 Apr 2026, 11:17 WIB
Sinergi Strategis Menko Infra AHY dan ITK: Membangun Kalimantan Lewat Inovasi dan SDM Unggul

WartaLog — Langkah nyata dalam mengakselerasi kemajuan di tanah Borneo kini tengah dipacu melalui kolaborasi erat antara birokrasi dan akademisi. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara tegas menyatakan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) serta pembangunan infrastruktur di kawasan Kalimantan tidak bisa dijalankan secara terpisah dari peran aktif perguruan tinggi.

Dalam sebuah pertemuan hangat di Kantor Kemenko Infra, Jakarta, AHY menyambut jajaran pimpinan Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Audiensi yang dipimpin langsung oleh Rektor ITK, Prof. Dr. Agus Rubiyanto, ini menjadi momentum penting untuk mendiskusikan pengembangan ITK sebagai pusat keunggulan teknologi di Kalimantan, sekaligus menjajaki kerja sama strategis dalam menyokong pertumbuhan ekonomi wilayah.

Read Also

Airlangga Hartarto Dorong Transformasi AZEC 2.0: Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Krisis Global

Airlangga Hartarto Dorong Transformasi AZEC 2.0: Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Krisis Global

Paradigma Baru: Pembangunan Berbasis Dampak dan Hasil Nyata

AHY menekankan bahwa era pembangunan infrastruktur saat ini telah bergeser dari sekadar proyek fisik menjadi pembangunan yang berorientasi pada hasil. Menurutnya, setiap rupiah yang dikeluarkan untuk infrastruktur harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat luas.

“Pendekatan kita adalah outcome dan impact. Infrastruktur harus berkontribusi langsung dalam mengurangi angka kemiskinan, mempersempit ketimpangan, serta membuka lapangan kerja baru bagi warga lokal,” ujar AHY dalam keterangan resminya.

Lebih lanjut, AHY menjelaskan bahwa kementeriannya mengadopsi pendekatan Pentahelix. Model kolaborasi ini mengintegrasikan peran pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, hingga komunitas dalam merumuskan kebijakan. Bagi AHY, kampus bukan sekadar tempat belajar, melainkan sumber riset dan inovasi yang menjadi fondasi kebijakan yang tepat sasaran.

Read Also

Ironi Calon Penegak Hukum: WartaLog Soroti Desakan DPR Terkait Kasus Pelecehan Seksual di FHUI

Ironi Calon Penegak Hukum: WartaLog Soroti Desakan DPR Terkait Kasus Pelecehan Seksual di FHUI

Kalimantan sebagai Episentrum Ekonomi Baru

Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah dan posisi strategis Kalimantan Timur, AHY memandang wilayah ini memiliki peluang emas untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru nasional. Namun, tantangan terbesarnya adalah bagaimana mengelola potensi tersebut secara berkelanjutan (sustainability) demi kemakmuran (prosperity) rakyat.

“Kalimantan memiliki kekayaan luar biasa. Di sinilah peran ITK menjadi sangat krusial, baik dalam mencetak talenta unggul maupun dalam mendorong inovasi teknologi yang ramah lingkungan,” tambahnya.

Undangan Orasi Ilmiah dan Harapan Masa Depan

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Dr. Agus Rubiyanto juga menyampaikan undangan khusus kepada AHY untuk hadir memberikan orasi ilmiah pada Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-12 ITK. Hal ini disambut baik sebagai langkah awal memperkuat sinergi antara pusat kekuasaan dan pusat pemikiran di daerah.

Read Also

Tragedi Maut di Depan SDN Sukaratu 5: Ketika ‘Selang Oksigen’ Tak Menghalangi Laju Mobil Pejabat Pandeglang

Tragedi Maut di Depan SDN Sukaratu 5: Ketika ‘Selang Oksigen’ Tak Menghalangi Laju Mobil Pejabat Pandeglang

Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh jajaran penting lainnya, seperti Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga Agust Jovan Latuconsina, Stafsus Bidang Percepatan Pembangunan Irjen Pol Arif Rachman, serta Tenaga Ahli Bidang Politik Ahmad Khoirul Umam. Kehadiran mereka menegaskan komitmen pemerintah dalam mengintegrasikan berbagai sektor—mulai dari agraria, pekerjaan umum, perumahan, hingga transportasi—demi pembangunan wilayah yang terpadu.

AHY menutup diskusi dengan menegaskan kesiapan kementeriannya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan ITK dan institusi pendidikan lainnya demi mewujudkan Indonesia yang lebih terkoneksi dan berdaya saing global.

Akbar Silohon

Akbar Silohon

Hi, saya senang berbagi berita terupdate.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *