Isak Tangis Iringi Kepergian Haerul Saleh: Anggota BPK RI yang Berpulang dalam Tragedi Kebakaran

Akbar Silohon | WartaLog
08 Mei 2026, 15:17 WIB
Isak Tangis Iringi Kepergian Haerul Saleh: Anggota BPK RI yang Berpulang dalam Tragedi Kebakaran

WartaLog — Suasana duka yang mendalam menyelimuti kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Jumat siang itu. Langit seolah ikut merunduk melepas kepergian salah satu tokoh penting di lembaga negara, Haerul Saleh. Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia tersebut mengembuskan napas terakhirnya dalam sebuah insiden memilukan yang menyisakan luka mendalam bagi keluarga, kerabat, hingga rekan sejawat di lingkungan pemerintahan.

Iring-iringan jenazah almarhum mulai diberangkatkan dari rumah duka yang terletak di kawasan hunian elit tersebut setelah melewati serangkaian prosesi keagamaan yang khidmat. Sejak pagi hari, rumah duka telah dipadati oleh para pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal berintegritas tinggi ini. Isak tangis pecah saat peti jenazah yang dibalut kain hijau bertuliskan ayat-ayat suci mulai diangkat oleh petugas dan keluarga menuju mobil ambulans yang telah bersiap di depan gerbang.

Read Also

Ironi Kota Global: Mengapa Pembangunan Markas Komando Satpol PP DKI Jakarta Masih Terganjal Efisiensi?

Ironi Kota Global: Mengapa Pembangunan Markas Komando Satpol PP DKI Jakarta Masih Terganjal Efisiensi?

Detik-Detik Keberangkatan Menuju Peristirahatan Terakhir

Berdasarkan pantauan tim di lapangan, prosesi pelepasan jenazah dimulai sekitar pukul 13.25 WIB, tepat setelah salat Jumat usai dilaksanakan. Gema tahlil dan doa-doa terus dikumandangkan oleh para pelayat yang memadati halaman rumah duka. Suasana menjadi sangat emosional ketika keluarga inti tak kuasa menahan air mata saat mengiringi langkah peti jenazah masuk ke dalam mobil ambulans. Kehilangan ini terasa begitu mendadak dan mengejutkan banyak pihak, mengingat almarhum masih aktif menjalankan tugas-tugas kenegaraannya hingga saat-saat terakhir.

Mobil jenazah yang membawa raga Haerul Saleh akhirnya bergerak perlahan meninggalkan kediamannya di Jalan Kartika Utama sekitar pukul 13.50 WIB. Rencananya, almarhum tidak akan dimakamkan di Jakarta, melainkan akan diterbangkan menuju tanah kelahirannya di Kolaka, Sulawesi Tenggara. Keputusan ini diambil agar almarhum bisa beristirahat dengan tenang di kampung halaman, dikelilingi oleh keluarga besar dan tanah yang telah membesarkannya sebelum merantau dan sukses di ibu kota.

Read Also

Pesan Bijak Ketum MUI: Pemimpin Ormas Harus Seperti Sopir Bus, Jaga Ketenangan Bangsa

Pesan Bijak Ketum MUI: Pemimpin Ormas Harus Seperti Sopir Bus, Jaga Ketenangan Bangsa

Kehadiran Tokoh dan Rekan Sejawat di BPK RI

Kepergian Haerul Saleh meninggalkan kekosongan yang nyata di tubuh BPK RI. Hal ini terlihat dari banyaknya pejabat tinggi dan rekan kerja yang hadir di rumah duka untuk memberikan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan. Beberapa anggota BPK RI tampak hadir secara langsung, di antaranya Nyoman Adhi Suryadnyana, Daniel Lumbang Tobing, Akhsanul Khaq, Bobby Adhityo Rizaldi, Fathan Subchi, hingga Slamet Edy Purnomo.

Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas jabatan, melainkan sebagai bentuk solidaritas atas persahabatan dan kerja sama profesional yang telah terjalin selama bertahun-tahun. Para kolega ini terlihat saling menguatkan di tengah suasana yang penuh duka. Bagi mereka, Haerul Saleh bukan hanya sekadar rekan kerja, tetapi juga sosok mentor dan sahabat yang selalu memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif dalam setiap audit dan pengawasan keuangan negara.

Read Also

Tragedi di Jalur Utama Zimbabwe: Minibus Hangus Dilahap Api, 18 Orang Tewas Terpanggang

Kronologi Tragedi Kebakaran di Tanjung Barat

Peristiwa yang merenggut nyawa Haerul Saleh terjadi pada Jumat pagi di sebuah rumah di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Insiden kebakaran tersebut dilaporkan terjadi begitu cepat sehingga meminimalisir kemungkinan penyelamatan diri yang maksimal. Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa saat kejadian, almarhum tengah berada di lokasi bersama tiga orang lainnya. Kebakaran hebat tersebut melahap sebagian besar bangunan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran setempat.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti munculnya api. Namun, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik atau faktor teknis lainnya di dalam rumah. Kepergian yang tragis ini menambah deretan duka bagi dunia birokrasi Indonesia, di mana seorang pejabat negara harus berpulang di tengah musibah yang tak terduga. Penyelidikan mendalam masih terus dilakukan untuk memberikan kejelasan bagi pihak keluarga dan publik terkait kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Mengenang Sosok Haerul Saleh: Integritas dan Dedikasi

Selama masa hidupnya, Haerul Saleh dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi luar biasa terhadap pekerjaannya. Sebagai anggota BPK, ia memegang peranan krusial dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan uang negara. Kariernya yang cemerlang di bidang politik dan pemerintahan menjadikannya salah satu figur yang disegani. Sebelum menjabat di BPK, ia juga pernah menduduki kursi di legislatif, yang memberinya pemahaman mendalam mengenai tata kelola negara.

Menteri Koperasi (Menkop) yang turut melayat ke rumah duka menyampaikan kenangan manisnya terhadap almarhum. Menurutnya, Haerul adalah pribadi yang sangat baik, rendah hati, dan selalu terbuka untuk berdiskusi mengenai kemajuan bangsa. “Kita kehilangan putra terbaik bangsa yang selalu tulus dalam bekerja. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya di sela-sela kunjungan tersebut. Testimoni serupa juga datang dari berbagai kalangan yang pernah bersentuhan langsung dengan almarhum dalam pekerjaan sehari-hari.

Perjalanan Menuju Kolaka dan Prosesi Pemakaman

Pihak Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK dalam keterangan resminya mengonfirmasi bahwa jenazah akan segera diterbangkan ke Sulawesi Tenggara. Prosesi pemakaman di Kolaka diharapkan dapat berjalan lancar dengan koordinasi bersama pemerintah daerah setempat. Kepulangan Haerul Saleh ke tanah kelahirannya ini merupakan permintaan terakhir dari keluarga agar almarhum dapat dimakamkan di dekat leluhurnya.

Bagi masyarakat Kolaka, Haerul Saleh adalah kebanggaan daerah. Kesuksesannya menembus kancah nasional dan menjabat di posisi strategis seperti BPK menjadi inspirasi bagi banyak pemuda di Sulawesi Tenggara. Oleh karena itu, diprediksi ribuan warga akan menyambut kedatangan jenazah di bandara hingga mengantarkannya ke liang lahat sebagai penghormatan terakhir bagi sang pahlawan daerah.

Dampak Kehilangan bagi Lembaga BPK

Kehilangan anggota seperti Haerul Saleh tentu memberikan dampak psikologis bagi organisasi BPK RI. Berita duka ini memaksa lembaga untuk melakukan penyesuaian internal dalam jangka pendek guna memastikan fungsi pengawasan tetap berjalan meski di tengah suasana berkabung. Semangat kerja dan nilai-nilai integritas yang selama ini ditunjukkan oleh almarhum diharapkan dapat terus diwarisi oleh staf dan anggota BPK lainnya.

Sebagai penutup, seluruh tim redaksi menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini. Selamat jalan, Bapak Haerul Saleh. Dedikasimu bagi bangsa akan selalu diingat dalam catatan sejarah tata kelola keuangan Indonesia yang lebih baik dan transparan. Semoga peristirahatan terakhir di Kolaka memberikan kedamaian yang abadi.

Akbar Silohon

Akbar Silohon

Hi, saya senang berbagi berita terupdate.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *