Mencetak Generasi Tangguh: Sinergi Kemensos dan PB Inkanas Perkuat Karakter Siswa Sekolah Rakyat Melalui Karate

Akbar Silohon | WartaLog
14 Apr 2026, 18:48 WIB
Mencetak Generasi Tangguh: Sinergi Kemensos dan PB Inkanas Perkuat Karakter Siswa Sekolah Rakyat Melalui Karate

WartaLog — Langkah nyata dalam membangun fondasi moral dan mental generasi muda kembali ditegaskan oleh Kementerian Sosial. Kali ini, pemerintah menggandeng Pengurus Besar Institut Karate-Do Nasional (PB Inkanas) untuk mengintegrasikan seni bela diri karate ke dalam kurikulum ekstrakurikuler di Sekolah Rakyat.

Sinergi strategis ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf—yang akrab disapa Gus Ipul—bersama Ketua Umum PB Inkanas, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, di Depok pada Senin (14/4). Kolaborasi ini bukan sekadar tentang teknik bela diri, melainkan sebuah ikhtiar besar dalam penguatan pendidikan karakter bagi anak-anak dari latar belakang keluarga kurang mampu.

Read Also

Tensi Tinggi di Timur Tengah: JD Vance Pimpin Delegasi AS Temui Iran di Pakistan, Trump Beri Ultimatum Keras

Tensi Tinggi di Timur Tengah: JD Vance Pimpin Delegasi AS Temui Iran di Pakistan, Trump Beri Ultimatum Keras

Bela Diri Sebagai Fondasi Disiplin di Sekolah Berasrama

Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan institusi pendidikan berbasis asrama yang didedikasikan untuk anak-anak prasejahtera. Di sana, mereka dididik secara intensif selama 24 jam penuh. Oleh karena itu, kehadiran seni bela diri karate dianggap sebagai elemen pelengkap yang krusial selain pendidikan akademik dan agama.

“Siswa Sekolah Rakyat dididik secara berkelanjutan. Melalui karate, kami ingin memberikan penguatan agar mereka memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan karakter yang kokoh. Mereka harus tahu bagaimana bersikap dengan benar ketika berhadapan dengan hal-hal yang bertentangan dengan norma masyarakat,” ujar Gus Ipul dalam keterangannya.

Etika di Atas Teknik: Misi PB Inkanas

Senada dengan Mensos, Ketua Umum PB Inkanas Komjen Pol. Ramdani Hidayat menekankan bahwa kurikulum karate yang akan diajarkan bakal menitikberatkan pada aspek etika. Menurutnya, karate bukan sekadar alat untuk bertarung, melainkan sarana untuk membentuk pribadi yang tahu cara menghormati sesama.

Read Also

Tragedi Berdarah di Bekasi Timur: Isak Tangis Pecah Saat Evakuasi Korban Tabrakan Dua Kereta

Tragedi Berdarah di Bekasi Timur: Isak Tangis Pecah Saat Evakuasi Korban Tabrakan Dua Kereta

“Dalam bela diri apa pun, etika harus menjadi prioritas utama. Jika etika dikedepankan, siswa akan belajar cara menghormati teman, adik kelas, hingga orang tua mereka. Inilah modal utama yang sedang kami siapkan untuk mereka,” tegas Ramdani.

Program ini akan menjangkau 166 titik Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Guna memastikan kelancaran teknis di lapangan, PB Inkanas akan menginstruksikan jajaran pengurus daerah serta para Komandan Satuan (Dansat) Brimob di tiap wilayah untuk mendampingi proses pelatihan secara konsisten.

Aksesibilitas Tanpa Beban Biaya

Menariknya, program ini dirancang agar tidak membebani kondisi ekonomi siswa. Ramdani memastikan bahwa para peserta didik tidak diwajibkan membeli seragam karate khusus. Mereka diperbolehkan berlatih dengan pakaian olahraga yang sudah dimiliki agar tujuan utama pembentukan karakter tetap tercapai tanpa hambatan finansial.

Read Also

Skandal Pungutan THR di Cilacap: KPK Cecar 10 Pejabat Teras Pemkab

Skandal Pungutan THR di Cilacap: KPK Cecar 10 Pejabat Teras Pemkab

Menutup pernyataannya, Gus Ipul berharap program ini mampu melahirkan generasi tangguh yang disiplin, berprestasi, dan memiliki rasa cinta tanah air yang mendalam. Karakter-karakter inilah yang diyakini menjadi modal utama bagi bangsa Indonesia untuk memenangkan persaingan di masa depan.

Acara peresmian kerja sama ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, Ketua Harian PB Inkanas Komjen Pol (Purn) Condro Kirono, serta Rektor Universitas Tulungagung (UNITA) Muharsono.

Akbar Silohon

Akbar Silohon

Hi, saya senang berbagi berita terupdate.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *