Solusi Macet di Kawasan Stadion, Stasiun KRL JIS Ditargetkan Beroperasi Juni 2026

Citra Lestari | WartaLog
13 Apr 2026, 07:56 WIB
Solusi Macet di Kawasan Stadion, Stasiun KRL JIS Ditargetkan Beroperasi Juni 2026

WartaLog — Wajah transportasi publik di Jakarta Utara bersiap memasuki babak baru. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI saat ini tengah memacu pengerjaan infrastruktur Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) agar dapat beroperasi tepat waktu. Proyek strategis ini ditargetkan rampung secara fisik pada Mei 2026 dan mulai melayani penumpang pada Juni 2026 mendatang.

Stasiun ini dirancang untuk memecah kebuntuan akses menuju stadion kebanggaan warga Jakarta tersebut. Nantinya, Stasiun JIS akan menjadi titik penting yang menghubungkan mobilitas masyarakat melalui rute KRL Commuter Line lintas Tanjung Priok-Jakarta Kota. Langkah ini merupakan buah dari kolaborasi intensif antara KAI, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Read Also

Geger MSCI Coret Saham Indonesia: Bursa Efek Indonesia Bongkar Fakta di Balik Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi

Geger MSCI Coret Saham Indonesia: Bursa Efek Indonesia Bongkar Fakta di Balik Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi

Memperkuat Lini Utara Jakarta

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa kesiapan operasional Stasiun JIS merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan transportasi yang inklusif. Tidak hanya membangun stasiun, KAI bersama DJKA juga memperkuat prasarana di lintas utara melalui program elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) sepanjang 8,115 kilometer antara Jakarta Kota dan Tanjung Priok.

“Kami memproyeksikan kontribusi kereta api terhadap kelancaran mobilitas warga akan semakin besar. Dengan prasarana yang semakin andal, layanan di lintas utara kini jauh lebih optimal,” ujar Anne dalam keterangan resminya.

Pilihan masyarakat terhadap moda transportasi publik, khususnya kereta api, memang menunjukkan grafik yang terus meroket. Berdasarkan catatan WartaLog, volume pengguna di lintas Tanjung Priok meningkat drastis dari 1,5 juta orang di tahun 2022 menjadi lebih dari 3,5 juta pengguna pada akhir 2025. Pada kuartal pertama tahun 2026 saja, angka pengguna sudah menembus lebih dari 870 ribu orang.

Read Also

Optimisme Ekonomi RI: Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Indonesia Negara Paling Tahan Krisis, Lampaui Amerika dan China

Optimisme Ekonomi RI: Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Indonesia Negara Paling Tahan Krisis, Lampaui Amerika dan China

Mengakhiri ‘Drama’ Kemacetan Pasca-Konser

Kehadiran stasiun ini juga menjadi jawaban atas keluhan publik mengenai sulitnya akses keluar-masuk kawasan JIS saat ada perhelatan besar. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menekankan bahwa integrasi transportasi massal menuju JIS adalah prioritas utama. Ia menceritakan pengalamannya saat terjebak macet hingga dua jam setelah menonton konser Dewa 19 bersama Presiden Joko Widodo.

“Menunggu hampir dua jam baru bisa keluar dari JIS itu tidak boleh terulang lagi. Itulah mengapa konektivitas adalah kunci,” tegas Pramono. Selain KRL, Pemprov DKI juga tengah menyiapkan integrasi dengan layanan Transjakarta, LRT, hingga fasilitas jalur pejalan kaki yang memadai.

Ambisi besar pemerintah adalah menjadikan Stasiun JIS sebagai kado istimewa pada perayaan Hari Ulang Tahun Jakarta di bulan Juni nanti. Dengan beroperasinya stasiun ini, masyarakat yang ingin menghadiri acara di JIS maupun kawasan Ancol tidak perlu lagi merasa khawatir akan kemacetan ibu kota. Integrasi yang apik diharapkan mampu mengubah perilaku masyarakat untuk beralih ke kereta api sebagai solusi mobilitas yang cepat, nyaman, dan efisien.

Read Also

Pembersihan Lantai Bursa: 18 Emiten Bakal Didepak, Kewajiban Buyback Jadi Benteng Terakhir Investor

Pembersihan Lantai Bursa: 18 Emiten Bakal Didepak, Kewajiban Buyback Jadi Benteng Terakhir Investor

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *