Sisi Gelap Oknum Satpol PP Cilegon: Jadi Pengedar Sabu Sejak Lama, Polisi Ungkap Modus ‘Foto Lokasi’

Akbar Silohon | WartaLog
13 Apr 2026, 15:17 WIB
Sisi Gelap Oknum Satpol PP Cilegon: Jadi Pengedar Sabu Sejak Lama, Polisi Ungkap Modus 'Foto Lokasi'

WartaLog — Sebuah ironi besar menyelimuti lingkungan Pemerintah Kota Cilegon. Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam penegakan peraturan daerah, justru terperosok ke dalam lembah hitam penyalahgunaan narkoba. MA (45), oknum anggota Satpol PP Cilegon, kini harus berurusan dengan hukum setelah terbukti bukan hanya sebagai pemakai, melainkan juga berperan sebagai pengedar sabu.

Rekam Jejak Panjang Sejak 2004

Berdasarkan hasil pendalaman petugas Satnarkoba Polres Cilegon, perjalanan MA di dunia narkotika ternyata sudah berlangsung sangat lama. Ia mengaku telah menjadi pengguna aktif sejak tahun 2004. Seiring berjalannya waktu, ketergantungan tersebut bertransformasi menjadi bisnis haram. MA tak lagi sekadar mengonsumsi; ia mulai terjun ke lapangan sebagai pengedar untuk mencari keuntungan dari barang haram tersebut.

Read Also

LPG Nonsubsidi Meroket hingga 18 Persen: Strategi Pemprov DKI Jakarta Redam Panic Buying dan Jamin Stok Aman

LPG Nonsubsidi Meroket hingga 18 Persen: Strategi Pemprov DKI Jakarta Redam Panic Buying dan Jamin Stok Aman

Modus Operandi: Luar Kantor dan Sistem ‘Putus’

Meskipun berstatus sebagai ASN aktif di unit Satpol PP, MA tergolong lihai dalam menutupi jejaknya. Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Silitonga, menegaskan bahwa tersangka cukup cerdik dengan tidak menjalankan aktivitas terlarangnya di lingkungan kantor atau menyasar sesama rekan sejawat di pemerintahan.

“Hasil dari pemeriksaan tersangka MA maupun penelusuran alat bukti menunjukkan bahwa ia mengedarkan sabu di luar lingkungan kerjanya. Jadi, pelanggannya bukan dari kalangan internal ASN Pemkot Cilegon,” ujar AKBP Martua dalam keterangannya kepada media.

Modus yang dijalankan MA tergolong rapi dan terorganisir. Ia memecah paket sabu menjadi beberapa bagian kecil, kemudian meletakkannya di lokasi-lokasi tersembunyi yang telah ditentukan. Setelah menaruh barang, ia mengambil foto lokasi tersebut dan mengirimkannya kepada pembeli sebagai panduan. Sistem ini dilakukan untuk meminimalisir pertemuan langsung antara penjual dan pembeli.

Read Also

Drama Tengah Malam di Nganjuk: Aksi Heroik Agus Siswanto Menghalau Kepungan Empat Pria Bersenjata Tajam

Drama Tengah Malam di Nganjuk: Aksi Heroik Agus Siswanto Menghalau Kepungan Empat Pria Bersenjata Tajam

Pengejaran Terhadap Pemasok Utama

Pihak kepolisian tidak berhenti pada penangkapan MA saja. Saat ini, jajaran Satnarkoba tengah melakukan pengembangan besar-besaran untuk memutus rantai distribusi ini. Diketahui bahwa MA mendapatkan pasokan barang dari seorang pria berinisial B.

Hingga saat ini, sosok B telah resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan tengah diburu oleh tim penyidik. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh instansi pemerintahan agar memperketat pengawasan internal guna mencegah praktik peredaran gelap narkotika yang dapat merusak integritas institusi negara.

Akbar Silohon

Akbar Silohon

Hi, saya senang berbagi berita terupdate.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *