Inovasi Desa Tematik: Mendes Yandri Susanto Pacu Potensi Buah Naga dan Benahi Pendidikan di Luwuk Utara

Akbar Silohon | WartaLog
13 Apr 2026, 13:49 WIB
Inovasi Desa Tematik: Mendes Yandri Susanto Pacu Potensi Buah Naga dan Benahi Pendidikan di Luwuk Utara

WartaLog — Langkah nyata dalam memperkuat pondasi ekonomi di tingkat akar rumput terus digelorakan oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto. Dalam kunjungan kerjanya ke Desa Lenyek, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, sang Menteri menegaskan komitmennya untuk mengubah wajah pedesaan melalui strategi program desa tematik yang terintegrasi.

Kehadiran Yandri di tengah masyarakat Lenyek membawa angin segar bagi pengembangan komoditas lokal. Desa ini terpilih sebagai salah satu titik fokus karena keberhasilannya dalam menetapkan buah naga sebagai komoditas unggulan. Yandri menilai, perpaduan antara agrikultur yang kuat dan potensi desa wisata yang eksotis di Lenyek merupakan modal besar untuk meningkatkan taraf hidup warga.

Read Also

Manuver Diplomasi Donald Trump: Pembatalan Utusan ke Pakistan dan Teka-teki Perdamaian di Timur Tengah

Manuver Diplomasi Donald Trump: Pembatalan Utusan ke Pakistan dan Teka-teki Perdamaian di Timur Tengah

Sinergi Pembangunan dan Penguatan BUMDes

Dalam dialog interaktif bersama tokoh masyarakat setempat, Yandri mengungkapkan bahwa Kemendes PDT telah menyiapkan berbagai skema bantuan yang komprehensif. Dukungan tersebut tidak hanya menyasar pada sektor produksi, tetapi juga pada tata kelola ekonomi melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

“Insya Allah, akan ada intervensi khusus dari kementerian untuk Desa Lenyek. Kita memiliki beragam program mulai dari desa ekspor, penguatan BUM Desa, hingga revitalisasi pasar desa. Saya akan duduk bersama Pak Bupati untuk memetakan mana yang menjadi prioritas utama agar dampaknya segera dirasakan masyarakat,” ujar Yandri dalam keterangan resminya.

Mendengar Suara Rakyat: Dari Ruang Kelas hingga Gizi Nasional

Namun, kunjungan ini tidak hanya berisi tentang rencana strategis. Yandri secara langsung menyerap berbagai keluhan mendasar yang dialami warga, mulai dari keterbatasan infrastruktur akses jalan hingga kondisi pendidikan yang memprihatinkan. Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian serius adalah laporan mengenai siswa SD Lenyek yang terpaksa belajar di luar ruangan karena kekurangan ruang kelas.

Read Also

Skandal Dosen UIN Jambi: Terjebak Penggerebekan Istri di Kamar Kos, Jabatan Wakil Dekan Kini Melayang

Skandal Dosen UIN Jambi: Terjebak Penggerebekan Istri di Kamar Kos, Jabatan Wakil Dekan Kini Melayang

Merespons hal tersebut, Yandri berjanji akan segera melakukan koordinasi lintas sektoral dengan Kementerian Pekerjaan Umum serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. “Kondisi di SD Lenyek ini harus segera ditangani. Saya akan meminta bantuan Pak Abdul Mu’ti agar pembangunan ruang kelas baru bisa diprioritaskan, supaya anak-anak kita bisa belajar dengan layak,” tegasnya.

Selain masalah pendidikan, aspirasi mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga mencuat. Yandri memastikan bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional untuk memastikan program ini segera masuk ke pelosok Luwuk Utara, termasuk pembangunan fasilitas dapur umum yang memadai dengan dukungan penuh dari pemerintah kabupaten.

Mendorong Kemandirian Desa secara Nasional

Melalui pola jemput bola seperti ini, Yandri berharap persoalan-persoalan di lapangan dapat teridentifikasi secara akurat dan dicarikan solusinya secara instan. Baginya, setiap desa di Indonesia memiliki keunikan tersendiri yang jika dikelola dengan tepat melalui manajemen pembangunan daerah yang baik, akan menjadi kekuatan ekonomi nasional yang baru.

Read Also

Tragedi Berdarah di Rumbai: Skenario Menantu dan Hantaman Kayu yang Mengakhiri Hidup Lansia

Tragedi Berdarah di Rumbai: Skenario Menantu dan Hantaman Kayu yang Mengakhiri Hidup Lansia

Turut mendampingi dalam agenda strategis ini Bupati Banggai Amirudin, jajaran Forkopimda Kabupaten Banggai, serta Kepala BPI Kemendes PDT Mulyadin Malik. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan menjadi katalisator bagi Desa Lenyek untuk tumbuh menjadi desa mandiri yang berdaya saing tinggi.

Akbar Silohon

Akbar Silohon

Hi, saya senang berbagi berita terupdate.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *