Waspada Penipuan! Link Pendaftaran Seleksi Calon Anggota BPKN RI 2027–2030 Ternyata Hoaks
WartaLog — Di tengah gencarnya arus informasi digital, masyarakat kembali diingatkan untuk ekstra waspada terhadap upaya penipuan berkedok rekrutmen lembaga negara. Baru-baru ini, sebuah informasi menyesatkan mengenai lowongan kerja atau seleksi terbuka calon anggota Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI periode 2027–2030 beredar luas di platform media sosial Facebook.
Narasi Palsu yang Mengecoh Pengguna
Berdasarkan pantauan tim verifikasi kami, sebuah akun Facebook mengunggah pengumuman yang seolah-olah resmi dari Kementerian Perdagangan. Dalam unggahan yang muncul sejak pertengahan April 2026 tersebut, disebutkan bahwa pemerintah sedang mencari putra-putri terbaik bangsa untuk mengisi posisi strategis di BPKN RI demi mewujudkan perlindungan konsumen yang lebih kuat. Pengumuman tersebut juga mencantumkan jadwal pendaftaran yang diklaim berlangsung pada 6 hingga 19 April 2026.
Waspada Penipuan AI: Video Mentan Amran Sulaiman Janjikan Bantuan Modal Usaha Ternyata Hoaks
Namun, titik krusial yang mencurigakan terletak pada tautan pendaftaran yang disediakan. Alih-alih mengarahkan ke situs resmi pemerintah, unggahan tersebut justru mencantumkan link pihak ketiga yakni https://daftar.online12.my.id/b1. Jika pengguna mengeklik tautan tersebut, mereka akan dibawa ke sebuah formulir digital yang meminta data sensitif, termasuk nama lengkap sesuai KTP hingga nomor akun Telegram pribadi.
Penelusuran Fakta WartaLog
Tim redaksi melakukan penelusuran mendalam untuk memverifikasi kebenaran informasi tersebut. Melalui koordinasi dan pengecekan pada saluran komunikasi resmi, ditemukan fakta bahwa informasi yang beredar di grup-grup media sosial tersebut adalah hoaks yang dikemas sedemikian rupa agar terlihat meyakinkan.
Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI melalui akun Instagram resminya, @bpknri, memang mengonfirmasi adanya seleksi terbuka untuk periode tersebut. Namun, otoritas resmi menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran hanya dilakukan melalui jalur formal kementerian. Tautan resmi yang sah untuk seleksi tersebut adalah https://rekrutmen.kemendag.go.id/seleksi-bpkn/, yang jelas menggunakan domain resmi pemerintahan (.go.id).
Waspada Jebakan Digital! Rangkuman 6 Hoaks Viral yang Meresahkan Masyarakat Pekan Ini
Modus Operandi Pencurian Data Pribadi
Penggunaan domain tidak resmi seperti .my.id sering kali menjadi ciri khas aksi phishing atau pencurian data pribadi. Dengan meminta nama sesuai KTP dan akses komunikasi seperti Telegram, pelaku dapat menyalahgunakan identitas tersebut untuk tindakan kriminal lainnya, mulai dari penipuan keuangan, pinjaman online ilegal, hingga pengambilalihan akun komunikasi pribadi.
WartaLog menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu melakukan proses cross-check melalui situs resmi kementerian atau lembaga terkait sebelum memberikan data pribadi apa pun. Pastikan sumber informasi berasal dari kanal terverifikasi (centang biru) agar terhindar dari potensi kerugian materiil maupun immateriil.
Kesimpulan: Informasi Tersebut Menyesatkan
Berdasarkan data yang dihimpun, dapat disimpulkan bahwa link pendaftaran seleksi BPKN RI yang beredar di Facebook dengan alamat situs online12.my.id adalah palsu dan tidak aman. Masyarakat diharapkan hanya merujuk pada informasi resmi yang dirilis oleh Kementerian Perdagangan atau situs resmi BPKN RI. Jangan mudah tergiur dengan kemudahan akses jika keamanan data Anda menjadi taruhannya. Tetaplah menjadi konsumen cerdas dengan memverifikasi setiap informasi rekrutmen yang beredar.
Waspada Penipuan! Hoaks Link Pendaftaran Lowongan Kerja PT Freeport Indonesia Berhadiah Gaji Fantastis