Inovasi QORD TECH Pertamina EP: Revolusi Teknologi Migas yang Berhasil Cetak Efisiensi Senilai Rp 25,2 Miliar

Citra Lestari | WartaLog
27 Mei 2026, 23:19 WIB
Inovasi QORD TECH Pertamina EP: Revolusi Teknologi Migas yang Berhasil Cetak Efisiensi Senilai Rp 25,2 Miliar

WartaLog — Di tengah dinamika industri energi global yang kian menantang, efisiensi operasional bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan bagi keberlangsungan bisnis hulu migas. Langkah revolusioner baru-baru ini ditunjukkan oleh PT Pertamina EP, anak usaha Subholding Upstream Pertamina, yang sukses melahirkan inovasi teknologi bernama Quadrant Orifice Meter Diagnostic Technology atau yang lebih dikenal dengan sebutan QORD TECH. Teknologi mutakhir ini terbukti mampu memberikan dampak finansial yang luar biasa, dengan potensi penambahan pendapatan dan efisiensi yang menembus angka puluhan miliar rupiah.

Kehadiran QORD TECH menjadi bukti nyata bahwa putra-putri bangsa di lingkup Pertamina memiliki kapasitas untuk menciptakan solusi mandiri yang tidak hanya canggih secara teknis, tetapi juga sangat menguntungkan dari sisi komersial. Berawal dari kebutuhan di lapangan, inovasi ini kini menjadi primadona baru dalam upaya optimalisasi aset migas nasional, khususnya dalam memastikan setiap tetes dan molekul energi terukur dengan akurasi yang maksimal.

Read Also

Menaker Yassierli Janjikan Kejutan Spesial Jelang May Day demi Bendung Badai PHK

Menaker Yassierli Janjikan Kejutan Spesial Jelang May Day demi Bendung Badai PHK

Mengenal QORD TECH: Solusi Diagnostik Tanpa Bongkar Peralatan

Selama bertahun-tahun, proses inspeksi dan pemeliharaan sistem metering gas sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para teknisi di lapangan. Metode konvensional biasanya mengharuskan adanya penghentian operasional atau pembongkaran peralatan (disassembly) hanya untuk memastikan kondisi internal komponen metering. Proses ini tentu memakan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit. Di sinilah QORD TECH hadir sebagai game changer.

Kuwat Riyanto, Facility Manager Oil & Gas Transportation (OGT) Field Pertamina EP Zona 7, menjelaskan bahwa QORD TECH adalah teknologi analisis diagnostik yang dirancang khusus untuk mendeteksi kondisi internal komponen metering gas tanpa perlu melakukan pembongkaran. Teknologi ini bekerja melalui pendekatan analisis berbasis sensor dan pemodelan sistem yang sangat presisi. Dengan bantuan teknologi ini, kondisi internal komponen yang tidak terlihat secara kasatmata dapat dipantau dengan akurat melalui layar monitor.

Read Also

Strategi Jitu Membangun Bisnis: 5 Pesan Emas dari Bos BRI untuk Calon Entrepreneur Sukses

Strategi Jitu Membangun Bisnis: 5 Pesan Emas dari Bos BRI untuk Calon Entrepreneur Sukses

“QORD TECH dikembangkan untuk membantu proses diagnostik metering gas agar dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan tanpa pembongkaran peralatan. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan keandalan sistem metering, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui peningkatan efisiensi operasional dan optimalisasi kinerja perusahaan,” ujar Kuwat dalam keterangan resminya. Penggunaan teknologi ini memungkinkan operator untuk mendeteksi anomali lebih dini, sehingga tindakan korektif dapat segera diambil sebelum terjadi kerugian yang lebih besar dalam operasional hulu migas.

Dampak Finansial: Cuan Tambahan Rp 23,8 Miliar dan Efisiensi Masif

Salah satu aspek yang paling mencolok dari implementasi QORD TECH adalah kontribusi finansialnya yang signifikan. Dalam industri migas, kesalahan pengukuran sekecil apa pun pada sistem metering dapat berujung pada kerugian finansial yang masif. Sebelum adanya inovasi ini, tingkat kesalahan atau error pada pengukuran orifice gas metering berada di kisaran 0,8% hingga 0,9%.

Read Also

Ketegangan Memuncak: China Kecam Keras Blokade AS di Selat Hormuz sebagai Tindakan Berbahaya

Ketegangan Memuncak: China Kecam Keras Blokade AS di Selat Hormuz sebagai Tindakan Berbahaya

Namun, setelah QORD TECH diterapkan, tingkat kesalahan tersebut berhasil ditekan hingga mendekati kondisi ideal, yakni di angka 0,1%. Penurunan tingkat error yang sangat tajam ini berdampak langsung pada keakuratan transaksi volume gas. Berdasarkan data internal, peningkatan akurasi ini memberikan nilai tambah berupa pendapatan tambahan sebesar Rp 23,8 miliar bagi perusahaan. Angka ini didapat dari optimalisasi pengukuran yang lebih presisi pada 43 titik konsumen yang dilayani oleh OGT Field Pertamina EP Zona 7.

Tak hanya mendongkrak pendapatan, QORD TECH juga berkontribusi pada penghematan biaya operasional sebesar Rp 1,4 miliar. Jika diakumulasikan, total nilai tambah yang berhasil diciptakan oleh inovasi ini mencapai Rp 25,2 miliar. Pencapaian ini membuktikan bahwa investasi pada inovasi teknologi internal mampu menghasilkan return on investment (ROI) yang sangat tinggi bagi perusahaan plat merah tersebut.

Proses Pengembangan: Dari Analisis Sistem Hingga Kalibrasi Presisi

Lahirnya QORD TECH bukanlah proses instan yang terjadi dalam semalam. Teknologi ini merupakan hasil dari kerja keras Tim Operations di OGT Field yang melakukan riset mendalam terhadap kebutuhan lapangan. Tahapan pengembangan dimulai dengan analisis mendalam dan pemodelan sistem metering gas yang sudah ada. Tim harus memahami karakteristik aliran gas dan perilaku komponen orifice dalam berbagai kondisi tekanan dan suhu.

Setelah pemodelan selesai, langkah berikutnya adalah perakitan sensor dan komponen pendukung. Setiap sensor yang digunakan dalam perangkat portabel QORD TECH harus melalui proses kalibrasi yang sangat ketat untuk memastikan keandalannya. Kalibrasi ini penting agar data yang dihasilkan valid dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan standar industri migas internasional.

Pengembangan ini sejalan dengan semangat transformasi digital yang tengah digalakkan oleh Pertamina di seluruh lini bisnisnya. Dengan mengintegrasikan teknologi sensor dan analisis data, Pertamina EP tidak hanya memperbaiki cara kerja manual menjadi digital, tetapi juga menciptakan ekosistem kerja yang lebih cerdas dan responsif terhadap perubahan kondisi di lapangan.

Pengakuan Internasional dan Platinum Award 2025

Kualitas dan dampak positif dari QORD TECH tidak hanya dirasakan di internal lapangan, tetapi juga mendapatkan pengakuan luas di level korporasi. Teknologi ini telah secara resmi memperoleh pengakuan internal melalui diterbitkannya Technical Guideline for the Use of Portable QORD TECH-Quadrant Orifice Meter Diagnostic Technology dengan nomor dokumen TKPA No. D04-014/PEP80000/2025-S9. Pedoman teknis ini memastikan bahwa penggunaan teknologi QORD TECH dapat direplikasi di lapangan-lapangan migas lainnya dengan standar yang sama.

Puncak dari apresiasi terhadap inovasi ini adalah keberhasilannya meraih penghargaan tertinggi, yakni Platinum Award dalam kategori Best Project Collaboration pada ajang Upstream Improvement & Innovation Award 2025. Penghargaan ini menjadi prestise tersendiri, mengingat kompetisi tersebut diikuti oleh berbagai unit kerja unggulan di lingkungan Subholding Upstream Pertamina.

Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa budaya budaya inovasi telah mengakar kuat di Pertamina EP. Perusahaan senantiasa mendorong karyawannya untuk berani berpikir di luar kebiasaan (out of the box) guna menemukan solusi-solusi praktis atas tantangan operasional yang dihadapi sehari-hari.

Masa Depan Hulu Migas: Selamat, Andal, dan Berkelanjutan

Implementasi QORD TECH adalah salah satu potongan puzzle dari strategi besar Pertamina EP dalam mewujudkan operasional yang selamat, andal, efisien, dan berkelanjutan. Di tengah tren transisi energi, optimalisasi produksi gas bumi menjadi sangat krusial karena gas dianggap sebagai energi transisi yang lebih bersih dibandingkan minyak bumi. Dengan memastikan sistem pengukuran gas yang akurat dan efisien, Pertamina EP berperan penting dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Ke depan, tantangan di sektor hulu migas akan semakin kompleks. Penurunan produksi alamiah dari sumur-sumur tua menuntut perusahaan untuk lebih kreatif dalam menekan biaya produksi dan meningkatkan margin keuntungan. Teknologi seperti QORD TECH membuktikan bahwa melalui sentuhan kreativitas dan penguasaan teknologi, potensi kehilangan pendapatan dapat diminimalisir secara signifikan.

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, Pertamina EP akan terus memperkuat pilar efisiensi energi dan inovasi operasional. Langkah ini diharapkan tidak hanya membawa keuntungan finansial bagi perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi negara melalui setoran devisa dan ketersediaan pasokan energi yang stabil untuk industri maupun masyarakat luas.

Dengan keberhasilan QORD TECH, Pertamina EP telah menetapkan standar baru dalam manajemen sistem metering di Indonesia. Inovasi ini menjadi inspirasi bagi unit bisnis lain untuk terus berevolusi dan membuktikan bahwa teknologi karya anak negeri mampu bersaing dan memberikan nilai tambah yang nyata bagi industri energi tanah air.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *