Denza B8: Raksasa PHEV Penakluk Segala Medan Segera Mengaspal di Malaysia, Sinyal Kuat Menuju Indonesia

Rendra Putra | WartaLog
13 Mei 2026, 17:18 WIB
Denza B8: Raksasa PHEV Penakluk Segala Medan Segera Mengaspal di Malaysia, Sinyal Kuat Menuju Indonesia

WartaLog — Industri otomotif Asia Tenggara kembali bersiap menyambut kehadiran monster baru dari Tiongkok yang siap menggetarkan dominasi pabrikan mapan. Denza B8, SUV tangguh dengan teknologi hybrid tercanggih, dipastikan akan segera menyapa publik Malaysia dalam waktu dekat. Langkah strategis ini diyakini menjadi jembatan bagi model tersebut sebelum akhirnya mendarat di pasar Indonesia, yang saat ini tengah mengalami tren peningkatan minat terhadap mobil listrik dan kendaraan ramah lingkungan lainnya.

Gerbang Pembuka di Negeri Jiran

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim redaksi dari berbagai sumber terpercaya, Denza B8 dijadwalkan akan melakoni debut resminya di Malaysia pada 21 Mei 2026 mendatang. Kehadiran mobil ini tidak hanya sekadar peluncuran seremonial, karena pihak penyelenggara telah menyiapkan pameran eksklusif bagi publik di Bangsar Shopping Centre (BSC). Acara tersebut akan berlangsung mulai 22 hingga 24 Mei 2026, memberikan kesempatan bagi para antusias otomotif untuk melihat lebih dekat kemewahan dan kegagahan SUV ini.

Read Also

Awas! Terobos Lampu Merah di Malaysia Kini Terancam Denda Rp 8 Juta dan Pencabutan SIM

Awas! Terobos Lampu Merah di Malaysia Kini Terancam Denda Rp 8 Juta dan Pencabutan SIM

Denza B8 sendiri sejatinya merupakan hasil rebranding dari model Fangchengbao Bao 8 yang telah lebih dulu sukses mencuri perhatian di pasar domestik Tiongkok. Di bawah naungan bendera BYD, Denza memposisikan dirinya sebagai merek premium yang mengedepankan teknologi hybrid mutakhir dengan kemampuan jelajah yang luar biasa. Masuknya B8 ke wilayah ASEAN menandakan ambisi besar grup otomotif tersebut untuk menguasai segmen SUV 4×4 kelas atas.

Filosofi Desain: Antara Robotika dan Futurisme

Berbicara mengenai estetika, Denza B8 mengusung bahasa desain yang sangat berani dan intimidatif. Siluet bodinya yang kotak serta kokoh seolah terinspirasi dari robot-robot canggih dalam animasi fiksi ilmiah Jepang. Setiap lekukannya memancarkan aura ketangguhan yang siap melibas jalur off-road namun tetap terlihat elegan di jalanan perkotaan.

Read Also

Aturan Ketat SIM Mati Telat Sehari: Mengapa Wajib Bikin Baru dan Berapa Biaya Resminya?

Aturan Ketat SIM Mati Telat Sehari: Mengapa Wajib Bikin Baru dan Berapa Biaya Resminya?

Karakter futuristik ini semakin dipertegas dengan penamaan fitur-fitur eksteriornya yang unik. Lampu depan, misalnya, disebut sebagai “Starship Wing” atau Sayap Pesawat Luar Angkasa, yang memberikan pencahayaan tajam sekaligus identitas visual yang ikonik. Sementara di bagian belakang, terdapat lampu “Energy Thruster” yang menyerupai pendorong roket, memberikan kesan bahwa mobil ini selalu siap melesat dengan kekuatan penuh.

Untuk pasar internasional, termasuk Malaysia, Denza B8 akan dibekali dengan velg berwarna hitam berdiameter 20 inci. Menariknya, ukuran ini sedikit lebih kecil dibandingkan versi orisinal Tiongkok yang menggunakan ukuran 21 inci. Keputusan ini dinilai sangat tepat, mengingat profil ban yang lebih tebal pada velg yang lebih kecil biasanya mampu memberikan kenyamanan ekstra saat kendaraan harus melewati jalanan dengan permukaan yang tidak rata atau rusak.

Read Also

Ledakan Pasar Mobil Listrik April 2026: Jaecoo J5 Kokoh di Puncak, BYD dan Geely Mulai Mengancam

Ledakan Pasar Mobil Listrik April 2026: Jaecoo J5 Kokoh di Puncak, BYD dan Geely Mulai Mengancam

Jantung Mekanis yang Digdaya

Di balik kap mesinnya yang kekar, tersembunyi sistem penggerak Plug-in Hybrid (PHEV) yang sangat bertenaga. Denza B8 mengandalkan kombinasi antara mesin bensin empat silinder turbo berkapasitas 2.0 liter khusus hybrid yang mampu menyemburkan tenaga 197 PS dan torsi 350 Nm. Namun, kekuatan utama mobil ini terletak pada sistem elektrifikasinya.

Terdapat dua motor listrik yang ditempatkan pada masing-masing poros roda, menciptakan sistem penggerak semua roda yang presisi. Motor listrik bagian depan mampu menghasilkan 272 PS dengan torsi 360 Nm, sedangkan motor belakang memiliki output yang lebih gahar sebesar 408 PS dan torsi 400 Nm. Ketika seluruh sistem bekerja secara sinergis, Denza B8 mampu memuntahkan tenaga total sebesar 578 PS (425 kW) dengan torsi puncak mencapai 760 Nm.

Angka-angka performa tersebut bukan hanya sekadar data di atas kertas. Meski memiliki bobot yang cukup berat, SUV ini sanggup berakselerasi dari posisi diam hingga kecepatan 100 km/jam hanya dalam waktu 4,8 detik saja. Catatan waktu ini setara dengan banyak mobil sport modern, sebuah pencapaian luar biasa untuk kendaraan dengan dimensi sebesar ini.

Teknologi Baterai dan Jangkauan Jelajah

Sebagai SUV off-road modern, efisiensi dan daya tahan baterai menjadi aspek krusial. Denza B8 dipersenjatai dengan baterai Blade andalan BYD berkapasitas 36,8 kWh. Dalam mode elektrik murni, mobil ini mampu menempuh jarak sejauh 115 km berdasarkan siklus NEDC. Namun, keunggulan sejatinya muncul ketika dikombinasikan dengan tangki bensin berkapasitas 91 liter, di mana jarak tempuh total diklaim mampu mencapai angka fantastis, yakni 905 km.

Proses pengisian daya juga sangat efisien. Dengan dukungan pengisian cepat DC hingga 120 kW, baterai dapat terisi dari 30% ke 80% hanya dalam waktu 16 menit. Bagi penggunaan rumahan, tersedia opsi pengisian AC 11 kW. Tidak hanya itu, fitur Vehicle-to-Load (V2L) dengan daya 6,6 kW memungkinkan pemiliknya untuk menggunakan mobil sebagai sumber listrik bagi perangkat eksternal saat berkemah atau dalam kondisi darurat.

Sistem Suspensi Canggih DiSus-P

Salah satu fitur yang membuat Denza B8 menonjol di kelasnya adalah penggunaan suspensi hidrolik DiSus-P terbaru dari BYD. Teknologi ini memungkinkan pengemudi untuk mengatur ketinggian mobil secara dinamis hingga rentang 140 mm. Hal ini memberikan fleksibilitas luar biasa; mobil bisa direndahkan untuk stabilitas di jalan tol, atau ditinggikan untuk melewati rintangan berat di medan off-road.

Selain itu, kemampuan jelajah di medan sulit semakin diperkuat dengan adanya differential lock di bagian depan dan belakang. Sistem manajemen energinya juga dirancang sangat pintar, di mana mesin pembakaran internal (ICE) akan secara otomatis aktif saat daya baterai menyentuh angka 25% demi menjaga stabilitas pasokan tenaga ke motor listrik.

Interior Luas dengan Sentuhan Modern

Memasuki area kabin, penumpang akan disuguhkan dengan kemewahan dan kepraktisan. Salah satu nilai jual utama adalah konfigurasi kursi baris kedua dan ketiga yang dapat dilipat atau ditegakkan kembali secara elektrik hanya melalui sentuhan tombol. Fleksibilitas ini membuat kapasitas bagasi yang semula hanya 147 liter dapat meningkat drastis menjadi 920 liter.

Sebuah detail unik yang sangat fungsional adalah kemampuan untuk mengatur ketinggian suspensi langsung dari area bagasi. Fitur ini sangat memudahkan proses bongkar muat barang berat. Namun, ada sedikit catatan bagi calon konsumen: pintu bagasi yang menampung ban serep luar masih harus dibuka secara manual ke arah samping, sebuah sentuhan klasik di tengah banjirnya fitur elektrik.

Dimensi Raksasa dan Proyeksi Harga

Denza B8 bukanlah mobil kecil. Dengan panjang mencapai hampir 5,2 meter dan berat total sekitar 3,3 ton, mobil ini memiliki keberadaan fisik yang sangat dominan di jalan. Bobotnya yang masif jauh melebihi rata-rata mobil penumpang pada umumnya, sehingga memerlukan sistem pengereman dan kaki-kaki yang ekstra kuat untuk menopangnya.

Mengenai harga, kendaraan dengan segudang teknologi canggih ini diprediksi akan dipasarkan dengan harga yang cukup premium. Di Malaysia, harganya diperkirakan menembus angka RM 300.000 atau jika dikonversikan ke dalam mata uang kita, nilainya bisa melampaui Rp 1 miliar. Jika nantinya benar-benar masuk ke Indonesia, Denza B8 dipastikan akan menjadi penantang serius bagi para pemain lama di segmen SUV mewah.

Kedatangan Denza B8 di pasar regional ini semakin memperjelas arah industri otomotif masa depan, di mana tenaga besar, efisiensi tinggi, dan kemampuan jelajah tanpa batas menjadi satu paket yang tak terpisahkan. Apakah pasar Indonesia siap menyambut kehadiran raksasa ini? Kita tunggu saja perkembangannya lebih lanjut.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *