Antisipasi Dampak Geopolitik Global, Kapolda Riau Instruksikan Jajaran Waspadai Gejolak Harga BBM dan Pangan

Akbar Silohon | WartaLog
21 Apr 2026, 17:17 WIB
Antisipasi Dampak Geopolitik Global, Kapolda Riau Instruksikan Jajaran Waspadai Gejolak Harga BBM dan Pangan

WartaLog — Ketegangan geopolitik yang melanda kancah internasional kini menjadi perhatian serius bagi aparat keamanan di tanah air, khususnya di Bumi Lancang Kuning. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, secara tegas menginstruksikan seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dipicu oleh ketidakpastian ekonomi global.

Respons Terhadap Krisis Energi dan Pangan Dunia

Saat memberikan pengarahan di Polres Siak pada Selasa (21/4/2026), Irjen Herry menekankan bahwa situasi di belahan dunia lain bisa berdampak langsung ke pelosok daerah. Salah satu kekhawatiran utama adalah gejolak akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) serta lonjakan harga kebutuhan pokok yang mulai dirasakan masyarakat.

Read Also

Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz: Iran Tuduh Amerika Serikat Serang Kapal Tanker dan Langgar Gencatan Senjata

Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz: Iran Tuduh Amerika Serikat Serang Kapal Tanker dan Langgar Gencatan Senjata

“Dunia saat ini sedang berada dalam fase ketidakpastian yang tinggi. Kita harus memiliki kemampuan global security untuk memahami bagaimana konflik Amerika-Israel dengan Iran, hingga ancaman penutupan Selat Hormuz, dapat mengganggu distribusi energi dunia,” ujar Kapolda di hadapan jajaran pejabat utama Polda Riau dan Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar.

Strategi Pemolisian Adaptif dan Sense of Crisis

Dalam kunjungan kerja tersebut, Irjen Herry memperkenalkan konsep ‘Sense of Crisis dan Strategi Pemolisian Adaptif’. Menurutnya, anggota Polri di era sekarang tidak boleh hanya pasif menunggu perintah. Anggota yang memiliki kepekaan terhadap krisis adalah mereka yang mampu berpikir prediktif dan proaktif melaporkan potensi kerawanan sebelum menjadi konflik terbuka.

Read Also

Isak Tangis Iringi Kepergian Haerul Saleh: Anggota BPK RI yang Berpulang dalam Tragedi Kebakaran

Isak Tangis Iringi Kepergian Haerul Saleh: Anggota BPK RI yang Berpulang dalam Tragedi Kebakaran

Kapolda menjabarkan bahwa dampak ketegangan internasional ini bukan lagi sekadar isu di tingkat regional, melainkan sudah mengetuk pintu rumah warga di Provinsi Riau, termasuk di Kabupaten Siak. “Gangguan pasokan energi dunia akan memicu kenaikan harga bahan pokok, dan ini adalah masalah nyata yang harus kita mitigasi,” tambahnya.

Memperkuat Micropolicing hingga Tingkat RT/RW

Guna menghadapi tantangan ini, jenderal bintang dua itu memerintahkan penguatan fungsi micropolicing melalui Bhabinkamtibmas. Pendekatan ini diharapkan mampu menyentuh hingga tingkat RT dan RW agar deteksi dini berjalan optimal. Kapolda juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektoral.

“Polres tidak bisa bekerja sendiri. Perlu sinergi aktif dengan rekan-rekan TNI dari Kodim serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Kita harus hadir langsung di tengah masyarakat, mendengarkan keluh kesah mereka, dan memastikan aspirasi warga tersampaikan dengan baik guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” papar Irjen Herry.

Read Also

Aksi Heroik Guru SLB Magetan Hadang Bus Sugeng Rahayu: Simbol Perlawanan Terhadap Ketidakdisiplinan Jalan Raya

Aksi Heroik Guru SLB Magetan Hadang Bus Sugeng Rahayu: Simbol Perlawanan Terhadap Ketidakdisiplinan Jalan Raya

Menghormati Akar Budaya Lewat Ziarah Tokoh Sejarah

Menariknya, rangkaian kunjungan kerja ini tidak hanya diisi dengan agenda formal kepolisian. Sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan masyarakat Riau, Kapolda dan rombongan menyempatkan diri berziarah ke sejumlah makam tokoh sejarah besar.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Makam Raja Kecik di Kampung Buantan Besar, di mana Kapolda berbincang langsung dengan tokoh masyarakat dan juru kunci setempat. Perjalanan spiritual ini dilanjutkan ke Makam Sultan Syarif Kasim (SSK) II di Kelurahan Kampung Dalam. Kegiatan ini dianggap sebagai simbol bahwa Polri tetap mengedepankan kearifan lokal dan menghargai fondasi budaya yang menjadi jati diri masyarakat Riau.

Dengan pengawasan ketat terhadap stabilitas ekonomi daerah dan pendekatan humanis kepada masyarakat, Polda Riau berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah di tengah hantaman badai ekonomi global yang belum mereda.

Akbar Silohon

Akbar Silohon

Hi, saya senang berbagi berita terupdate.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *