Terangi Pelosok, Kopdeskel Merah Putih Siap Kelola Listrik Tenaga Surya di Ambon

Citra Lestari | WartaLog
20 Apr 2026, 15:20 WIB
Terangi Pelosok, Kopdeskel Merah Putih Siap Kelola Listrik Tenaga Surya di Ambon

WartaLog — Langkah strategis menuju kemandirian energi di wilayah pelosok nusantara kembali bergulir. Kali ini, semangat swasembada energi hadir melalui kolaborasi antara sektor koperasi dan teknologi hijau untuk menghadirkan aliran listrik di desa-desa terpencil. Melalui Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih, masyarakat di Ambon, Maluku, kini bersiap mengelola secara mandiri Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berskala mini untuk memenuhi kebutuhan harian mereka.

Sinergi ini diresmikan melalui penandatanganan kerja sama antara Kementerian Koperasi (Kemenkop) dengan PT Energy Absolute GreenX Indonesia. Proyek ambisius ini bertujuan untuk membangun infrastruktur energi terbarukan di wilayah yang selama ini minim akses listrik atau masih bergantung pada sumber energi fosil yang mahal dan terbatas.

Read Also

Banjir Diskon Sepeda di Transmart Full Day Sale: Kesempatan Emas Miliki Sepeda Impian dengan Harga Miring

Banjir Diskon Sepeda di Transmart Full Day Sale: Kesempatan Emas Miliki Sepeda Impian dengan Harga Miring

Solusi Cepat untuk Desa Minim Akses Listrik

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa pembangunan PLTS berskala mini ini merupakan solusi paling efektif untuk mempercepat elektrifikasi di tingkat perdesaan. Dengan memanfaatkan energi matahari, desa-desa diharapkan tidak lagi tertinggal dalam aspek pembangunan ekonomi akibat keterbatasan daya.

“Kami telah meresmikan kerja sama ini dengan harapan implementasi di lapangan bisa segera dirasakan oleh masyarakat di berbagai daerah,” ujar Ferry dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/4/2026). Ia menambahkan bahwa pola pengelolaan berbasis koperasi akan memastikan bahwa nilai tambah ekonomi dari penyediaan listrik ini tetap berputar di lingkungan warga setempat.

Belajar dari Kesuksesan Proyek Percontohan

Inisiatif ini bukanlah langkah pertama. Sebelumnya, Kemenkop telah sukses menjalankan proyek serupa bersama Pertamina New & Renewable Energy di Pulau Galang Baru, Kepulauan Riau. Dengan kapasitas 0,5 megawatt (MW), proyek tersebut terbukti mampu mendongkrak aktivitas ekonomi, terutama bagi komunitas nelayan yang membutuhkan listrik untuk pengawetan hasil tangkapan.

Read Also

Ancaman Siber AI Mythos: Mengapa Menkeu AS dan Bos The Fed Kumpulkan Petinggi Wall Street?

Ancaman Siber AI Mythos: Mengapa Menkeu AS dan Bos The Fed Kumpulkan Petinggi Wall Street?

Untuk proyek di Ambon nanti, kapasitas yang ditawarkan juga berada di angka 0,5 MW. Pengelolaan sepenuhnya akan diserahkan kepada Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih. Model bisnis ini dirancang agar masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pemilik dan pengelola aset energi mereka sendiri.

Dukungan Pemerintah Daerah dan Integrasi Transportasi

Executive Chairman PT Energy Absolute GreenX Indonesia, Justine Joel, mengungkapkan bahwa pemilihan Ambon sebagai lokasi proyek percontohan (piloting) juga didasari oleh dukungan kuat dari pemerintah daerah. Selain penyediaan listrik rumah tangga, proyek ini direncanakan akan terintegrasi dengan pengembangan sistem transportasi lokal.

“Gubernur Maluku memiliki visi besar untuk membenahi transportasi massal, termasuk transportasi air, mengingat karakteristik wilayahnya yang terdiri dari gugusan pulau. Kami ingin berkontribusi dalam ekosistem tersebut melalui penyediaan energi bersih,” kata Justine.

Read Also

Dinamika Ekonomi April 2026: Lonjakan Tiket Pesawat dan BBM Picu Kenaikan IHK Nasional

Dinamika Ekonomi April 2026: Lonjakan Tiket Pesawat dan BBM Picu Kenaikan IHK Nasional

Meski mengakui bahwa kebutuhan investasi untuk membangun infrastruktur tenaga surya tergolong besar, Justine optimis tantangan finansial tersebut dapat teratasi demi mendukung misi nasional. Menurutnya, keberlanjutan program energi terbarukan jauh lebih berharga dibandingkan sekadar hitung-hitungan profit jangka pendek, terutama dalam upaya mendorong kesejahteraan masyarakat di wilayah timur Indonesia.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *