Diplomasi Hijau: Waka MPR dan Dubes UEA Matangkan Rencana Besar Ekspansi Energi Terbarukan di Indonesia

Akbar Silohon | WartaLog
15 Apr 2026, 18:18 WIB
Diplomasi Hijau: Waka MPR dan Dubes UEA Matangkan Rencana Besar Ekspansi Energi Terbarukan di Indonesia

WartaLog — Langkah Indonesia menuju kemandirian energi masa depan kian menunjukkan titik terang. Di tengah momentum perayaan emas 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA), sebuah pertemuan strategis digelar untuk memperkuat fondasi kerja sama di sektor energi terbarukan. Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menerima kunjungan resmi Duta Besar UEA untuk Indonesia, H.E. Abdulla Salem AlDhaheri, di Ruang Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta.

Pertemuan yang berlangsung hangat namun sarat agenda penting ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan sebelumnya antara Eddy Soeparno dengan Menteri Energi UEA sekaligus utusan khusus pemerintah UEA, Suhail Al Mazroueim, di Abu Dhabi pada awal tahun ini. Fokus utamanya adalah memastikan berbagai Nota Kesepahaman (MoU) yang telah disepakati dapat segera terealisasi demi percepatan transisi energi di tanah air.

Read Also

Langkah Drastis Kemenimipas: Bersihkan Internal dari Mafia Narkoba dan Pungli di Balik Jeruji

Langkah Drastis Kemenimipas: Bersihkan Internal dari Mafia Narkoba dan Pungli di Balik Jeruji

Komitmen Global untuk PLTS Terapung Terbesar

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah keberlanjutan proyek mercusuar Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di Cirata, Jawa Barat. Proyek yang dikelola melalui kolaborasi dengan Masdar ini direncanakan akan terus diperluas hingga menjadi PLTS terapung terbesar di dunia. Investasi besar dari UEA ini dipandang sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ambisi pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami menyampaikan dukungan penuh atas komitmen UEA untuk memperluas investasi mereka. Ini selaras dengan visi besar pemerintahan saat ini yang menargetkan program 100 GW solar panel di seluruh pelosok Indonesia,” ungkap Eddy Soeparno dalam keterangannya pasca pertemuan tersebut.

Read Also

Airlangga Hartarto Dorong Transformasi AZEC 2.0: Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Krisis Global

Airlangga Hartarto Dorong Transformasi AZEC 2.0: Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Krisis Global

Dorongan Regulasi dari Meja Legislatif

Tidak hanya dari sisi investasi teknis, Eddy juga menekankan peran vital MPR RI dalam memastikan payung hukum yang kuat bagi iklim investasi energi hijau. Pihaknya terus mendorong percepatan pembahasan berbagai regulasi strategis, termasuk RUU Migas, RUU Energi Baru dan Terbarukan (EBET), serta RUU Pengelolaan Perubahan Iklim.

Langkah legislasi ini dianggap sebagai kunci utama untuk meyakinkan investor global bahwa Indonesia serius dalam melakukan transformasi energi dan menjaga kelestarian lingkungan hidup. Menurut Eddy, kepastian hukum akan menjadi daya tarik utama bagi negara-negara sahabat seperti UEA untuk terus menanamkan modalnya di sektor-sektor strategis.

Apresiasi dari Uni Emirat Arab

Di sisi lain, Dubes Abdulla Salem AlDhaheri memberikan apresiasi tinggi atas peran aktif pimpinan MPR dalam menjembatani kepentingan kedua negara. Beliau menegaskan bahwa kehadiran UEA di Indonesia bukan sekadar urusan bisnis, melainkan bentuk persahabatan yang bertujuan mendukung target transisi energi nasional.

Read Also

Heboh Razia Bea Cukai di Warung Madura: Menelusuri Fakta di Balik Penggeledahan Tengah Malam

Heboh Razia Bea Cukai di Warung Madura: Menelusuri Fakta di Balik Penggeledahan Tengah Malam

“Kehadiran kami hari ini adalah upaya memperkuat sinergi dan menyampaikan terima kasih kepada Bapak Eddy Soeparno yang selama ini konsisten mendukung inisiatif investasi UEA, khususnya dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup,” ujar sang Dubes.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir pula tokoh-tokoh penting lainnya seperti Kepala Ekonomi Kedubes UEA, Meera AlAzeezi, serta Manajer Pembangunan Bisnis Masdar, Marsha Prabandani. Kehadiran para pakar ini menandakan bahwa kerja sama yang terjalin telah memasuki tahap teknis yang lebih mendalam untuk memastikan setiap proyek investasi asing dapat berjalan sesuai target yang diharapkan.

Akbar Silohon

Akbar Silohon

Hi, saya senang berbagi berita terupdate.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *