Update Harga Pangan Terkini: Daging dan Telur Ayam Melonjak, Sementara Cabai Rawit Mulai Melandai
WartaLog — Dinamika pasar pangan di penghujung pekan ini kembali menunjukkan geliat yang cukup signifikan. Berdasarkan pantauan terbaru di berbagai pasar tradisional dan pusat informasi harga, mayoritas komoditas pangan pokok terpantau mengalami tren kenaikan harga pada hari Minggu (26/7/2026). Kenaikan ini didominasi oleh sektor protein hewani seperti daging ayam dan telur, serta beberapa jenis komoditas hortikultura dan beras yang menjadi tumpuan kebutuhan harian masyarakat.
Situasi ini tentu menjadi perhatian serius bagi para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner. Lonjakan harga yang terjadi secara bersamaan pada beberapa sektor strategis seringkali memicu kekhawatiran akan terjadinya tekanan inflasi di tingkat konsumen. Berdasarkan data yang dihimpun dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia (BI), pergerakan angka-angka di papan harga menunjukkan fluktuasi yang cukup tajam, terutama untuk komoditas daging ayam ras segar yang mencatatkan kenaikan tertinggi hari ini.
Respon Cepat BULOG Karawang Atasi Gangguan Hama di Permukiman Warga: Komitmen Menjaga Kualitas dan Harmoni Lingkungan
Lonjakan Signifikan pada Sektor Protein: Daging dan Telur Ayam
Salah satu sorotan utama dalam laporan harga daging ayam hari ini adalah kenaikannya yang mencapai 1,69%. Kenaikan ini setara dengan Rp 650 per kilogram, yang membuat harga rata-rata nasional kini bertengger di angka Rp 39.100 per kg. Fenomena ini disinyalir terjadi akibat adanya penyesuaian biaya produksi di tingkat peternak serta permintaan pasar yang tetap tinggi di akhir pekan.
Tak berhenti di daging ayam, harga telur ayam ras segar juga mengikuti tren serupa. Terjadi kenaikan sebesar 1,02% atau sekitar Rp 300 per kg, sehingga harga di tingkat konsumen kini mencapai Rp 29.600 per kg. Telur yang selama ini dianggap sebagai alternatif protein termurah kini mulai memberikan beban tambahan bagi kantong masyarakat. Para pedagang di pasar tradisional melaporkan bahwa pasokan sebenarnya cukup stabil, namun harga dari tingkat distributor memang mengalami penyesuaian sejak beberapa hari terakhir.
Memutus “Kutukan” Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen: Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Lompatan Baru Indonesia
Stabilitas dan Pergerakan Harga Beras di Berbagai Kualitas
Sebagai komoditas yang paling krusial, pergerakan harga beras selalu menjadi barometer stabilitas ekonomi nasional. Hari ini, hampir seluruh kualitas beras mengalami penguatan harga, meskipun dalam persentase yang relatif kecil. Beras kualitas medium I dan medium II masing-masing naik sebesar 0,31% atau Rp 50 per kg, menempatkan harganya pada angka Rp 16.400 dan Rp 16.200 per kg.
Kenaikan juga merembet ke kelas premium. Beras kualitas super I tercatat naik 0,28% menjadi Rp 17.700 per kg. Menariknya, untuk beras kualitas super II, harga terpantau stagnan di angka Rp 17.150 per kg. Meskipun kenaikan ini terlihat tipis, namun bagi masyarakat menengah ke bawah, perubahan sekecil apapun pada harga beras sangat berdampak pada alokasi belanja bulanan mereka. Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional terus berupaya memastikan stok tetap aman untuk meredam lonjakan yang lebih liar di masa mendatang.
Prabowo Pegang Kendali Penuh: Menakar Masa Depan Pusat Finansial Internasional Indonesia di Bawah Nakhoda Baru
Kontradiksi di Sektor Hortikultura: Cabai Merah Naik, Cabai Rawit Turun
Fenomena menarik terjadi pada komoditas bumbu dapur, khususnya cabai. Di satu sisi, harga cabai merah besar mengalami kenaikan yang cukup tinggi, yakni sebesar 1,48% atau naik Rp 700 menjadi Rp 48.150 per kg. Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi cabai rawit yang justru mengalami koreksi harga cukup dalam.
Kabar baik bagi pecinta pedas, harga cabai rawit merah tercatat turun signifikan sebesar 4,98% atau berkurang sekitar Rp 2.850 per kg, sehingga kini dibanderol Rp 54.400 per kg. Langkah serupa diikuti oleh cabai rawit hijau yang turun 2,17% ke angka Rp 51.850 per kg. Penurunan harga ini diprediksi karena mulai masuknya masa panen di beberapa sentra produksi cabai, sehingga pasokan ke pasar-pasar induk mulai melimpah dan menekan harga jual.
Angin Segar dari Penurunan Harga Bawang dan Minyak Goreng
Selain cabai rawit, komoditas yang memberikan sedikit napas lega bagi konsumen adalah duo bawang. Harga bawang merah ukuran sedang mengalami penurunan tajam sebesar 3,77% atau sekitar Rp 1.650, sehingga kini harganya berada di level Rp 42.150 per kg. Sementara itu, bawang putih ukuran sedang juga turun 2,4% atau sekitar Rp 1.050 menjadi Rp 42.700 per kg.
Sektor minyak goreng pun tidak ketinggalan dalam tren penurunan harga. Minyak goreng curah turun tipis 0,49% menjadi Rp 20.450 per kg. Sedangkan minyak goreng kemasan bermerek 2 juga terkoreksi 0,21% ke harga Rp 23.400 per kg. Meski demikian, masyarakat tetap perlu waspada karena minyak goreng kemasan bermerek 1 justru mengalami kenaikan tipis 0,41% menjadi Rp 24.300 per kg, menunjukkan adanya segmentasi pasar yang berbeda dalam respons harga.
Rincian Lengkap Daftar Harga Pangan Nasional Hari Ini
Sebagai panduan belanja Anda, WartaLog telah merangkum daftar lengkap pergerakan harga pangan pada hari Minggu, 26 Juli 2026 berdasarkan data PIHPS:
- Beras Kualitas Bawah I: Rp 14.750 per kg (Tetap)
- Beras Kualitas Bawah II: Rp 14.550 per kg (Tetap)
- Beras Kualitas Super II: Rp 17.150 per kg (Tetap)
- Gula Pasir Kualitas Premium: Rp 20.300 per kg (Tetap)
- Gula Pasir Lokal: Rp 19.100 per kg (Tetap)
- Bawang Merah Sedang: Rp 42.150 per kg (Turun 3,77%)
- Bawang Putih Sedang: Rp 42.700 per kg (Turun 2,4%)
- Cabai Merah Keriting: Rp 46.250 per kg (Turun 0,54%)
- Cabai Rawit Hijau: Rp 51.850 per kg (Turun 2,17%)
- Cabai Rawit Merah: Rp 54.400 per kg (Turun 4,98%)
- Minyak Goreng Curah: Rp 20.450 per kg (Turun 0,49%)
- Minyak Goreng Kemasan Bermerek 2: Rp 23.400 per kg (Turun 0,21%)
- Beras Kualitas Medium I: Rp 16.400 per kg (Naik 0,31%)
- Beras Kualitas Medium II: Rp 16.200 per kg (Naik 0,31%)
- Beras Kualitas Super I: Rp 17.700 per kg (Naik 0,28%)
- Cabai Merah Besar: Rp 48.150 per kg (Naik 1,48%)
- Daging Ayam Ras Segar: Rp 39.100 per kg (Naik 1,69%)
- Daging Sapi Kualitas 1: Rp 150.900 per kg (Naik 0,2%)
- Daging Sapi Kualitas 2: Rp 141.900 per kg (Naik 0,25%)
- Minyak Goreng Kemasan Bermerek 1: Rp 24.300 per kg (Naik 0,41%)
- Telur Ayam Ras Segar: Rp 29.600 per kg (Naik 1,02%)
Secara keseluruhan, meskipun ada beberapa penurunan pada komoditas tertentu, tren kenaikan pada daging ayam dan beras tetap menjadi faktor penentu utama indeks harga pangan hari ini. Para pengamat ekonomi menyarankan agar pemerintah terus melakukan intervensi pasar jika kenaikan pada komoditas beras dan protein ini terus berlanjut hingga pekan depan. Keamanan stok pangan nasional menjadi kunci utama dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global yang terus membayangi.
Pantauan WartaLog di beberapa pasar lokal juga menunjukkan bahwa konsumen mulai melakukan strategi penghematan dengan beralih ke komoditas yang harganya sedang turun, seperti mengolah lebih banyak masakan berbahan dasar bawang dan cabai rawit dibandingkan daging ayam. Kita semua berharap agar distribusi pangan semakin lancar sehingga harga-harga dapat kembali stabil dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.