Menjaga Marwah Kepolisian: Pesan Mendalam Kapolres Metro Tangerang Kota kepada Ujung Tombak Keamanan Masyarakat

Akbar Silohon | WartaLog
09 Jul 2026, 21:17 WIB
Menjaga Marwah Kepolisian: Pesan Mendalam Kapolres Metro Tangerang Kota kepada Ujung Tombak Keamanan Masyarakat

WartaLog — Di tengah dinamika sosial yang kian kompleks di wilayah penyangga ibu kota, peran kepolisian sebagai pelindung dan pengayom masyarakat menjadi krusial. Pada sebuah pertemuan penting yang digelar di Aula Polres Metro Tangerang Kota, Kamis (9/7/2026), Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, memberikan arahan strategis yang sangat menekankan pada aspek kedekatan emosional dan sinergi antara aparat dengan warga.

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh jajaran Perwira Binmas, Kanit/Panit Binmas, hingga para personel Bhabinkamtibmas ini bukan sekadar pertemuan rutin. Ini adalah sebuah momentum bagi pimpinan kepolisian di Tangerang untuk menyuntikkan semangat baru dan mengingatkan kembali esensi dasar dari tugas seorang polisi yang berada di garis depan. Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sangat bergantung pada seberapa kuat ikatan yang dibangun oleh para Bhabinkamtibmas di wilayah binaannya masing-masing.

Read Also

Inovasi Desa Tematik: Mendes Yandri Susanto Pacu Potensi Buah Naga dan Benahi Pendidikan di Luwuk Utara

Inovasi Desa Tematik: Mendes Yandri Susanto Pacu Potensi Buah Naga dan Benahi Pendidikan di Luwuk Utara

Bhabinkamtibmas: Ujung Tombak yang Tak Boleh Tumpul

Dalam narasinya, Kombes Raden Muhammad Jauhari menyebut Bhabinkamtibmas sebagai “ujung tombak” institusi Polri. Istilah ini bukan tanpa alasan, sebab merekalah yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi masyarakat setiap harinya. Tanpa kehadiran mereka yang aktif di lapangan, deteksi dini terhadap potensi konflik maupun tindak kriminalitas akan sulit dilakukan oleh tingkat komando yang lebih tinggi.

Kapolres meminta agar setiap personel tidak hanya sekadar hadir secara fisik, tetapi juga hadir secara batin di tengah masyarakat. Penguatan sinergitas ini menjadi harga mati demi terciptanya kondusivitas wilayah. Ia berharap, kehadiran polisi di tingkat kelurahan atau desa mampu memberikan rasa aman yang nyata, bukan sekadar simbolis melalui seragam yang dikenakan.

Read Also

Lonjakan Fenomenal! 135 Ribu Orang Padati Ragunan Saat HUT DKI Jakarta, Rekor Tertinggi Sepanjang Tahun

Lonjakan Fenomenal! 135 Ribu Orang Padati Ragunan Saat HUT DKI Jakarta, Rekor Tertinggi Sepanjang Tahun

Menghidupkan Kembali Tugas Pokok: DDS dan Problem Solving

Salah satu poin penting yang ditekankan dalam arahan tersebut adalah konsistensi dalam menjalankan tugas pokok. Kapolres mengingatkan pentingnya Door to Door System (DDS). Program ini mengharuskan anggota untuk mendatangi rumah-rumah warga secara proaktif, mendengarkan keluh kesah mereka, dan mengidentifikasi masalah sejak dini sebelum membesar menjadi konflik sosial.

“Saya tahu persis kendala yang dihadapi rekan-rekan Bhabinkamtibmas di lapangan. Namun, walaupun banyak program pimpinan yang harus dijalankan, jangan pernah melupakan tugas pokok seperti DDS, problem solving, dan laporan intelijen. Itulah kekuatan utama Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat,” tegas Jauhari dengan nada penuh penekanan.

Kemampuan problem solving atau pemecahan masalah di tingkat lokal juga menjadi sorotan. Bhabinkamtibmas diharapkan mampu menjadi mediator yang bijaksana dalam menyelesaikan perselisihan warga, sehingga tidak semua permasalahan harus berujung pada proses hukum formal. Hal ini selaras dengan semangat keadilan restoratif yang tengah dikedepankan oleh Polri.

Read Also

Membangun Mimpi Lewat Layar: Polri Resmi Luncurkan E-Sport Kapolri Cup 2026 sebagai Wadah Prestasi Digital

Membangun Mimpi Lewat Layar: Polri Resmi Luncurkan E-Sport Kapolri Cup 2026 sebagai Wadah Prestasi Digital

Waspadai Ancaman Modern: Dari Judi Online Hingga Curanmor

Tantangan keamanan saat ini tidak lagi hanya bersifat konvensional. Dalam arahannya, Kapolres Metro Tangerang Kota meminta seluruh jajaran untuk lebih peka terhadap tren kriminalitas baru, terutama maraknya fenomena judi online (judol) yang telah merambah berbagai lapisan masyarakat dan merusak sendi-sendi ekonomi keluarga. Selain itu, masalah klasik seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tetap menjadi prioritas yang harus diwaspadai.

Menurut Jauhari, seorang Bhabinkamtibmas harus menjadi orang pertama yang mengetahui jika ada aktivitas mencurigakan di wilayahnya. Kepekaan sosial sangat dibutuhkan untuk mengendus keberadaan sarang judi online atau tempat persembunyian pelaku kejahatan. Ia mewanti-wanti agar tidak ada satupun anggota yang kecolongan informasi di wilayah binaannya sendiri.

“Setiap ada kejadian di wilayah, Bhabinkamtibmas harus tahu. Jangan sampai saya mengetahui suatu kejadian justru dari instansi lain atau dari pimpinan di atas. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan laporkan setiap perkembangan secara cepat,” ujarnya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kecepatan informasi dalam pengambilan keputusan di level manajemen kepolisian.

Integritas dan Menjaga Marwah Institusi

Lebih jauh, Kombes Raden Muhammad Jauhari menyentuh aspek moralitas dan integritas. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat adalah aset paling berharga bagi Polri. Segala bentuk pelanggaran, sekecil apa pun, dapat meruntuhkan citra yang telah dibangun dengan susah payah melalui berbagai program unggulan seperti Jaga Jakarta On The Spot dan Jumat Curhat.

Program-program tersebut, menurut Kapolres, adalah jembatan untuk mendekatkan diri kepada rakyat. Oleh karena itu, perilaku anggota di lapangan harus mencerminkan profesionalisme dan etika yang tinggi. “Jangan sampai ada anggota yang melakukan pelanggaran hingga menurunkan marwah institusi Polri. Tetap semangat, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya di depan para peserta yang menyimak dengan saksama.

Sinergi Lintas Sektoral di Tangerang Kota

Pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut juga dihadiri oleh Kasat Binmas AKBP Rachmad Hariyanto beserta pejabat utama Polres Metro Tangerang Kota lainnya. Kehadiran para petinggi ini menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan fungsi pembinaan masyarakat di wilayah hukum Tangerang.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada tataran seremonial, tetapi menjadi katalisator bagi perubahan nyata di lapangan. Dengan komitmen yang kuat, diharapkan situasi keamanan wilayah dapat terus terjaga, memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas dengan tenang, dan mewujudkan visi Polri yang makin dicintai oleh rakyatnya.

Pada akhirnya, pesan Kapolres Metro Tangerang Kota adalah sebuah pengingat bahwa keamanan bukan hanya soal penegakan hukum, melainkan soal bagaimana membangun hubungan kemanusiaan yang harmonis. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas, harapan akan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif bukanlah sekadar impian, melainkan realitas yang terus diperjuangkan setiap harinya.

Akbar Silohon

Akbar Silohon

Hi, saya senang berbagi berita terupdate.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *