Dominasi Tanpa Ampun! Timnas Basket Putri U-18 Indonesia Gilas Oman 127-6 di FIBA Asia Cup 2026

Maya Indah | WartaLog
14 Jul 2026, 05:18 WIB
Dominasi Tanpa Ampun! Timnas Basket Putri U-18 Indonesia Gilas Oman 127-6 di FIBA Asia Cup 2026

WartaLog — Dunia olahraga tanah air kembali dikejutkan dengan sebuah pencapaian yang nyaris sulit dipercaya di kancah internasional. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada Srikandi Muda dalam ajang bergengsi FIBA U18 Women’s Asia Cup 2026 Division B. Dalam laga pembuka yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand, Timnas Basket U-18 Putri Indonesia mencatatkan kemenangan yang tidak hanya sekadar menang, melainkan sebuah dominasi absolut atas tim nasional Oman dengan skor akhir yang sangat mencolok, 127-6.

Skor tersebut bukanlah kesalahan ketik, melainkan representasi nyata dari jurang perbedaan kualitas yang ditampilkan di atas lapangan. Sejak peluit pertama dibunyikan pada Senin (13/7), anak-anak asuh pelatih Fredy langsung tancap gas dan tidak memberikan ruang sedikit pun bagi lawan untuk mengembangkan permainan. Kemenangan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bagi kontestan lain di Grup A bahwa Timnas Basket Putri Indonesia datang ke Bangkok dengan misi besar untuk meraih promosi ke divisi utama.

Read Also

Strategi Transfer Manchester United: Sinyal Kuat Michael Carrick untuk Suksesor Casemiro di Musim Panas 2026

Strategi Transfer Manchester United: Sinyal Kuat Michael Carrick untuk Suksesor Casemiro di Musim Panas 2026

Awal Mula Badai Serangan Srikandi Muda

Pertandingan baru berjalan beberapa detik saat Mabekou Talla Valerie membuka keran poin Indonesia melalui tembakan dua angka yang akurat. Poin tersebut seolah menjadi pembuka bendungan serangan yang tak terbendung. Indonesia menerapkan strategi full-court press yang membuat para pemain Oman kewalahan bahkan sebelum mereka melewati garis tengah lapangan. Kesalahan demi kesalahan yang dilakukan pemain Oman dikonversi dengan sangat baik menjadi poin melalui transisi cepat.

Pada kuarter pertama, intensitas permainan yang ditunjukkan oleh atlet basket Indonesia benar-benar berada di level yang berbeda. Mereka menutup sepuluh menit pertama dengan keunggulan fantastis 36-1. Oman hanya mampu mencetak satu poin melalui lemparan bebas, sebuah fakta yang menggambarkan betapa kokohnya tembok pertahanan yang dibangun oleh tim Merah Putih di bawah ring.

Read Also

Manuel Neuer Meratap: Drama Harry Kane dan Mimpi Buruk Bayern Munchen yang Berakhir Tragis di Liga Champions

Manuel Neuer Meratap: Drama Harry Kane dan Mimpi Buruk Bayern Munchen yang Berakhir Tragis di Liga Champions

Konsistensi dan Akurasi di Kuarter Kedua

Memasuki kuarter kedua, dominasi Indonesia semakin menjadi-jadi. Tidak hanya mengandalkan kekuatan di bawah ring lewat Valerie, Indonesia juga menunjukkan ketajaman dari garis luar. Joanne Giovanni menjadi salah satu aktor penting dengan akurasi tembakan tiga poinnya yang membuat pertahanan zona Oman berantakan. Kecepatan lari para pemain sayap Indonesia membuat skema serangan balik selalu berakhir dengan poin mudah.

Hingga waktu turun minum tiba, papan skor menunjukkan angka 70-3 untuk keunggulan Indonesia. Dengan selisih 67 poin di babak pertama, pertandingan sejatinya sudah berakhir secara de facto. Namun, bagi para pemain muda Indonesia, laga ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan ajang untuk mengasah mentalitas dan disiplin taktik sesuai arahan pelatih dalam ajang FIBA U18 Women Asia Cup tersebut.

Read Also

Jadwal Liga Inggris April 2026: Drama Perebutan Tahta dan Duel Panas Chelsea vs Manchester United

Jadwal Liga Inggris April 2026: Drama Perebutan Tahta dan Duel Panas Chelsea vs Manchester United

Tembok Pertahanan Kokoh: Oman Dibuat Tak Berdaya

Pasca jeda istirahat, intensitas permainan Indonesia sama sekali tidak mengendur. Meskipun pelatih Fredy mulai melakukan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran, para pemain lapis kedua mampu menunjukkan performa yang tak kalah impresif. Di kuarter ketiga, Oman hanya diberikan kesempatan menambah tiga poin, sementara Indonesia terus melaju kencang hingga menutup kuarter ini dengan skor 94-6.

Puncak dari penderitaan Oman terjadi di kuarter pamungkas. Di sinilah mental juara Indonesia benar-benar teruji. Alih-alih mengendurkan serangan karena sudah unggul jauh, Indonesia justru semakin disiplin. Pertahanan mereka memaksa Oman melakukan shot-clock violation berkali-kali. Hasilnya luar biasa: Oman sama sekali tidak mampu mencetak satu poin pun di kuarter keempat, sementara Indonesia menambah 33 poin lagi untuk mengunci kemenangan bersejarah 127-6.

Statistik Gemilang: Praisey Blessed dan Yemima Agatha Jadi Motor Serangan

Dibalik skor yang fantastis tersebut, terdapat statistik individu yang sangat menonjol. Praisey Blessed dan Yemima Agatha Rahiesa keluar sebagai pencetak angka terbanyak bagi tim Merah Putih. Keduanya masing-masing membukukan 18 poin. Praisey tampil sangat komplet dengan tambahan tujuh rebound dan delapan assist, menunjukkan visinya sebagai jenderal lapangan yang mumpuni.

Sementara itu, dominasi di bawah ring sepenuhnya dikuasai oleh Mabekou Talla Valerie. Valerie mencatatkan double-double dengan torehan 15 poin dan 14 rebound. Tidak ketinggalan, Fiorenza Celesta juga memberikan kontribusi signifikan lewat 15 poin, delapan rebound, dan tiga assist. Kolektivitas tim menjadi kunci utama, di mana hampir seluruh pemain yang diturunkan berhasil menyumbangkan poin dalam daftar skor berita basket terbaru ini.

Evaluasi Pelatih: Tetap Membumi di Tengah Euforia

Meskipun menang dengan selisih lebih dari 100 poin, pelatih Timnas Basket Putri U-18 Indonesia, Fredy, tetap bersikap tenang. Dalam sesi wawancara usai pertandingan, ia mengapresiasi kerja keras anak asuhnya namun memberikan catatan penting. Menurut Fredy, perjalanan menuju tangga juara masih sangat jauh dan lawan-lawan yang lebih berat sudah menanti di depan mata.

“Kami mengapresiasi semua pemain yang bermain dengan konsistensi tinggi dari awal hingga akhir. Mereka menjalankan instruksi defense dan fast break dengan sangat baik,” ungkap Fredy. Namun, ia juga menegaskan bahwa tim pelatih akan terus melakukan evaluasi mendalam. “Kami akan selalu mengingatkan apa yang menjadi kelemahan tim dan memastikan para pemain tetap bermain dengan determinasi tinggi. Kami tidak boleh cepat puas hanya karena satu kemenangan besar ini,” tambahnya.

Menatap Laga Krusial Melawan Tuan Rumah Thailand

Kemenangan telak atas Oman hanyalah langkah awal. Tantangan sesungguhnya akan hadir pada pertandingan berikutnya, di mana Indonesia dijadwalkan akan menghadapi tuan rumah Thailand. Laga ini diprediksi akan jauh lebih sengit mengingat Thailand memiliki dukungan penuh dari suporter lokal dan kualitas tim yang lebih merata dibandingkan Oman. Pertandingan tersebut akan kembali digelar di Nimibutr Stadium pada pukul 18.30 WIB.

Duel melawan Thailand akan menjadi penentu siapa yang layak menjadi juara Grup A. Kemenangan atas tuan rumah akan melapangkan jalan Indonesia menuju babak semifinal dan memperbesar peluang untuk naik kasta ke Divisi A Asia. Publik basket tanah air tentu berharap Srikandi Muda dapat mempertahankan performa impresif mereka dan membawa pulang prestasi membanggakan bagi bangsa Indonesia.

Kemenangan 127-6 ini bukan hanya soal angka, melainkan bukti bahwa pembinaan basket putri di Indonesia mulai membuahkan hasil nyata. Dengan talenta muda seperti Praisey, Yemima, dan Valerie, masa depan basket putri Indonesia tampak sangat cerah di panggung Asia.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *