KRISTAInterFOOD 2026: Strategi Besar UMKM Kuliner Indonesia Menembus Pasar Global Melalui Panggung Internasional

Citra Lestari | WartaLog
25 Jun 2026, 03:21 WIB
KRISTAInterFOOD 2026: Strategi Besar UMKM Kuliner Indonesia Menembus Pasar Global Melalui Panggung Internasional

WartaLog — Industri kuliner Tanah Air tengah bersiap menyambut salah satu momentum paling prestisius di tahun 2026. PT Kristamedia Pratama, atau yang lebih dikenal luas sebagai Krista Exhibitions, secara resmi telah meluncurkan gelaran KRISTAInterFOOD 2026. Pameran berskala internasional ini bukan sekadar ajang unjuk gigi bagi perusahaan besar, melainkan dirancang sebagai katalisator utama bagi pelaku UMKM kuliner Indonesia untuk meningkatkan daya saing mereka hingga ke level mancanegara.

Acara peluncuran yang berlangsung dengan khidmat namun penuh semangat ini diselenggarakan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Momentum bersejarah ini dibuka secara resmi oleh Chief Marketing Officer sekaligus Founder Krista Exhibitions, Christina Sudjie. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa KRISTAInterFOOD 2026 akan menjadi panggung bagi berbagai sektor industri, mulai dari Food & Beverages (FnB), Bakery & Confectionery, hingga sektor Horeca yang mencakup Hotel, Restaurant, dan Cafe atau Katering.

Read Also

Awan Gelap Ketenagakerjaan: 10 Perusahaan Mulai Kirim Sinyal PHK Massal dalam 3 Bulan

Awan Gelap Ketenagakerjaan: 10 Perusahaan Mulai Kirim Sinyal PHK Massal dalam 3 Bulan

Wadah Akselerasi UMKM Menuju Pasar Dunia

Salah satu poin krusial yang diusung dalam penyelenggaraan tahun 2026 ini adalah keberpihakan yang kuat terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Daud D. Salim, Chief Executive Officer Krista Exhibitions, mengungkapkan optimismenya bahwa pameran ini akan menjadi melting pot yang efektif. Tempat di mana inovasi bertemu dengan investasi, dan produk lokal bertemu dengan pembeli global.

“KRISTAInterFOOD telah terbukti menjadi titik temu yang mempertemukan konsumen dengan calon supplier maupun distributor strategis. Interaksi yang tercipta tidak lagi terbatas antara sesama pelaku usaha (B2B), tetapi juga menjangkau konsumen rumah tangga yang ingin merasakan langsung kualitas produk-produk unggulan,” jelas Daud di hadapan para undangan dan awak media. Menurutnya, partisipasi dalam ajang sebesar ini sangat vital untuk membangun kesadaran merek (Brand Awareness) di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Read Also

Transformasi Jaminan Produk di Indonesia: Mengapa Label Non-Halal Menjadi Kunci Transparansi Konsumen 2026?

Transformasi Jaminan Produk di Indonesia: Mengapa Label Non-Halal Menjadi Kunci Transparansi Konsumen 2026?

Daud juga membagikan kisah inspiratif mengenai keberhasilan seorang pelaku UMKM asal Surabaya, Jawa Timur, yang dikenal dengan nama Pak Budi. Melalui partisipasinya dalam pameran Krista sebelumnya, produk cokelat produksinya berhasil menarik minat pembeli dari Malaysia. Kini, produk cokelat lokal tersebut telah berhasil menembus pasar ekspor, membuktikan bahwa produk UMKM kita memiliki kualitas yang diakui oleh dunia internasional.

Target Ambisius: 1.500 Peserta dari 25 Negara

Menatap tahun 2026, Krista Exhibitions tidak main-main dalam mematok target. Penyelenggaraan KRISTAInterFOOD kali ini diproyeksikan akan diikuti oleh kurang lebih 1.500 peserta yang berasal dari 25 negara berbeda. Hal ini menandakan bahwa pameran industri makanan ini telah mendapatkan kepercayaan tinggi dari komunitas bisnis global.

Read Also

Ambisi Besar Tamchy SFIT: Transformasi Danau Issyk-Kul Menjadi Hub Investasi Keuangan Global

Ambisi Besar Tamchy SFIT: Transformasi Danau Issyk-Kul Menjadi Hub Investasi Keuangan Global

“Tahun ini, kami menargetkan kehadiran peserta dari sekitar 25 negara. Akan ada paviliun khusus dari sekitar 12 negara, sementara peserta individu atau korporasi di luar paviliun diharapkan datang dari belasan negara lainnya. Ini adalah kesempatan emas bagi pengusaha lokal untuk melakukan benchmarking dan memperluas jaringan koneksi internasional mereka,” tambah Daud. Kehadiran delegasi dari berbagai negara ini diharapkan dapat memicu terjadinya transfer teknologi dan pengetahuan dalam industri pangan.

Kompetisi Master Gelato dan Gelaran Bergengsi Lainnya

Tak hanya pameran produk, KRISTAInterFOOD 2026 juga akan diramaikan dengan berbagai kompetisi yang menantang kreativitas dan keahlian para profesional. Salah satu yang paling dinanti adalah kompetisi Master Gelato. Kompetisi ini akan menjadi ajang pembuktian bagi talenta Indonesia untuk bertarung melawan perwakilan dari 10 negara, termasuk raksasa industri kuliner seperti China, Korea, Jepang, Malaysia, Vietnam, hingga Filipina.

Selain itu, pameran ini juga akan menghadirkan:

  • La Cuisine Cooking Competition 2026: Sebuah ajang adu bakat memasak yang diprediksi akan diikuti oleh hampir 1.000 chef profesional dari dalam dan luar negeri, bekerja sama dengan Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia.
  • Indonesia Coffee Art Battle (ICAB): Kompetisi seni menghias kopi yang selalu menjadi magnet bagi para barista dan pecinta kopi.
  • Roasting Competition: Bekerja sama dengan Dewan Kopi Indonesia, ajang ini bertujuan mencari penyangrai kopi terbaik guna mendukung industri kopi spesialti Indonesia.

Venue Baru di NICE PIK 2: Pengalaman Berstandar Internasional

Salah satu perubahan signifikan yang ditawarkan pada KRISTAInterFOOD 2026 adalah pemilihan lokasi penyelenggaraan. Pameran ini akan menempati venue baru yang megah, yakni NICE (Nusantara International Convention Exhibition) PIK 2. Lokasi ini dipilih karena menawarkan fasilitas yang lebih modern, kapasitas ruang yang jauh lebih luas, serta aksesibilitas yang mendukung kenyamanan para pengunjung dan peserta pameran internasional.

Dengan pindahnya lokasi ke NICE PIK 2, Krista Exhibitions berupaya menghadirkan standar pameran yang setara dengan pameran-pameran besar di Eropa atau Amerika. Ruang yang lebih luas memungkinkan penataan stan yang lebih estetis dan fungsional, sehingga pengalaman eksplorasi produk menjadi lebih maksimal bagi para buyers.

Sinergi Lintas Sektor untuk Kemajuan Industri Pangan

Keberhasilan penyelenggaraan pameran sebesar KRISTAInterFOOD tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Krista Exhibitions memberikan apresiasi mendalam kepada kementerian dan asosiasi yang terus memberikan dukungan penuh, di antaranya:

  • Kementerian Pariwisata Republik Indonesia
  • Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI)
  • Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia
  • Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)
  • Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO)

Dukungan dari entitas-entitas besar ini memperkuat posisi KRISTAInterFOOD sebagai platform terpercaya yang mengedepankan kolaborasi dan inovasi. Melalui sinergi ini, diharapkan industri makanan dan minuman nasional dapat terus bertumbuh secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain aspek bisnis dan kompetisi, KRISTAInterFOOD 2026 juga akan memfokuskan diri pada edukasi. Berbagai program pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi para pelaku industri akan diselenggarakan selama pameran berlangsung. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa sumber daya manusia di industri kuliner Indonesia memiliki standar keahlian yang diakui secara profesional, sehingga mampu bersaing di tengah arus globalisasi yang kian kencang.

Secara keseluruhan, KRISTAInterFOOD 2026 bukan hanya tentang transaksi jual-beli, melainkan sebuah ekosistem besar yang dibangun untuk membawa nama Indonesia harum di kancah kuliner dunia. Bagi Anda para pelaku usaha, investor, maupun pecinta kuliner, pameran ini adalah destinasi wajib yang tidak boleh dilewatkan untuk melihat masa depan industri pangan kita.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *