Wayne Rooney Kritik Selebrasi ‘Prematur’ Manchester City: Terlalu Berlebihan dan Bisa Menjadi Bumerang

Sutrisno | WartaLog
21 Apr 2026, 17:19 WIB
Wayne Rooney Kritik Selebrasi 'Prematur' Manchester City: Terlalu Berlebihan dan Bisa Menjadi Bumerang

WartaLog — Persaingan memperebutkan takhta tertinggi di panggung Liga Inggris semakin mendidih setelah Manchester City berhasil menundukkan sang rival utama, Arsenal, dengan skor tipis 2-1. Hasil krusial ini memangkas jarak di puncak klasemen menjadi hanya tiga poin saja, sebuah margin yang sangat tipis mengingat dinamika kompetisi yang kian tak terduga di penghujung musim.

Kemenangan di Etihad Stadium tersebut memang memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi skuad asuhan Pep Guardiola. Saat ini, Arsenal masih memimpin di posisi puncak dengan koleksi 70 poin dari 33 pertandingan. Namun, bayang-bayang Manchester City tepat berada di bawahnya dengan 67 poin dari 32 laga. Dengan satu tabungan pertandingan di tangan, City secara matematis berada di atas angin untuk menyalip sang Meriam London.

Read Also

Chelsea dalam Tekanan: Antara Mimpi Liga Champions dan Ancaman Melorot ke Papan Tengah

Chelsea dalam Tekanan: Antara Mimpi Liga Champions dan Ancaman Melorot ke Papan Tengah

Kritik Pedas dari Wayne Rooney

Meski atmosfer kemenangan menyelimuti kubu City, legenda Manchester United, Wayne Rooney, melontarkan kritik tajam. Ia menilai ekspresi kegembiraan para pemain dan pendukung City setelah laga tersebut sangat berlebihan. Menurutnya, merayakan kemenangan seolah-olah sudah mengunci gelar juara adalah langkah yang prematur.

“Perayaan itu terasa agak berlebihan bagi saya,” ungkap Rooney dalam sesi wawancara dengan BBC. Ia mengingatkan bahwa perjalanan menuju podium juara masih cukup panjang dan penuh ranjau.

Rooney menambahkan bahwa euforia yang tidak terkontrol bisa menjadi bumerang bagi mentalitas pemain. “Manchester City masih memiliki enam pertandingan tersisa. Memang ini adalah kemenangan besar, tetapi menurut pendapat saya, merayakannya secara berlebihan sekarang adalah tindakan yang terlalu dini,” sambungnya dengan nada memperingatkan.

Read Also

Sevilla vs Atletico: Rotasi Skuad Los Colchoneros Berakhir dengan Kekalahan di Ramon Sanchez Pizjuan

Sevilla vs Atletico: Rotasi Skuad Los Colchoneros Berakhir dengan Kekalahan di Ramon Sanchez Pizjuan

Perang Saraf Menuju Garis Finis

Situasi ini menempatkan Arsenal dalam tekanan psikologis yang hebat. Sempat unggul jauh sembilan poin, kini keunggulan tersebut terkikis perlahan menjadi enam, dan sekarang hanya tiga poin. Manchester City yang dikenal memiliki jam terbang tinggi dalam urusan tikung-menikung di pekan-pekan terakhir memang menjadi ancaman paling nyata bagi impian juara Mikel Arteta.

Kendati demikian, Rooney tetap memiliki keyakinan pada kekuatan Meriam London. Di tengah keraguan banyak pihak yang kini menjagokan City sebagai favorit utama, Rooney justru tetap berdiri di kubu Arsenal. Ia percaya bahwa perjuangan The Gunners belum berakhir dan mereka masih memiliki kapasitas untuk bangkit.

“Jalan yang harus ditempuh City masih akan sangat sulit. Secara pribadi, saya masih menjagokan Arsenal untuk keluar sebagai juara,” tutup sosok yang kini menekuni dunia kepelatihan tersebut. Dengan lima laga tersisa bagi Arsenal dan enam bagi City, drama perebutan gelar Liga Inggris dipastikan akan terus menyita perhatian hingga detik-detik terakhir.

Read Also

Menyusuri Jejak Ikonik Yogyakarta di Jogja Run D-City 2026: Panduan Lengkap, Rute, dan Total Hadiah Puluhan Juta

Menyusuri Jejak Ikonik Yogyakarta di Jogja Run D-City 2026: Panduan Lengkap, Rute, dan Total Hadiah Puluhan Juta

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *