Sean Gelael Kembali ke Pelukan Team WRT: Misi Rebut Gelar Juara Dunia FIA WEC 2026
WartaLog — Panggung balap ketahanan dunia kembali menyuguhkan narasi menarik seiring dengan kembalinya Sean Gelael ke pangkuan Team WRT untuk mengarungi musim FIA World Endurance Championship (WEC) 2026. Langkah ini bukan sekadar reuni biasa, melainkan sebuah babak baru yang sarat akan ambisi besar untuk mengukir tinta emas di lintasan internasional.
Reuni ‘Dream Team’ di Lintasan Imola
Tidak hanya kembali ke tim yang telah membesarkan namanya, Sean juga dipastikan akan berkolaborasi lagi dengan rekan setim lamanya, Darren Leung dan Augusto Farfus. Ketiganya sempat terpisah selama satu musim setelah melewati tahun 2025 yang penuh tantangan dan melelahkan. Kini, trio andalan ini bersiap mengulang memori indah yang pernah mereka torehkan di masa lalu.
Kejutan di Jeddah: Garuda Muda Tumbangkan China pada Laga Pembuka Piala Asia U-17 2026
Sirkuit Imola, Italia, memiliki tempat tersendiri dalam sejarah perjalanan mereka. Pada tahun 2024, di lokasi yang sama, mereka berhasil memenangi balapan saat pertama kali turun di kelas LMGT3. Seolah takdir yang telah digariskan, Imola kini kembali dipilih sebagai seri pembuka untuk kalender WEC 2026, memberikan suntikan kepercayaan diri ekstra bagi skuad Team WRT.
Target Ambisius: Takhta Le Mans dan Juara Dunia
Meski memori kemenangan di masa lalu cukup manis untuk dikenang, Sean menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menatap masa depan. Mengendarai BMW M4 GT3, pebalap kebanggaan Indonesia ini mematok target yang tidak main-main untuk musim balap tahun ini.
“Target kami tetap konsisten, yakni berusaha memenangkan balapan legendaris di Le Mans sebagai primadona WEC, dan sebisa mungkin mengamankan gelar juara dunia kelas LMGT3. Persaingan memang semakin ketat setiap tahunnya, namun kami yakin dengan kematangan tim saat ini,” ungkap Sean dalam keterangannya.
Jadwal Indonesia vs Vietnam di AFF U-17 2026: Laga Hidup Mati Garuda Muda demi Tiket Semifinal
Augusto Farfus, pebalap senior yang menjadi rekan Sean, juga menyatakan optimisme serupa. Menurutnya, memulai musim di Imola selalu memberikan aura positif bagi tim, mengingat karakteristik sirkuit yang menantang namun bersahabat dengan performa mobil mereka.
Persiapan Matang di Sesi Tes Pramusim
Dalam rangkaian sesi Prologue atau tes pramusim yang digelar di Italia, Team WRT menunjukkan strategi yang sangat terukur. Ketiga pebalap yang mengandalkan mobil nomor 31 ini tidak terlihat bernafsu untuk mengejar catatan waktu tercepat dalam satu putaran (fastest lap). Sebaliknya, mereka lebih fokus pada simulasi balapan dan ketahanan kendaraan dalam jangka panjang.
Pada sesi Free Practice, Sean dan rekan-rekannya menghabiskan banyak waktu untuk melakukan long run guna menguji konsistensi ban dan efisiensi bahan bakar. Meskipun secara posisi tidak berada di barisan terdepan pada hasil latihan bebas, data internal menunjukkan bahwa Farfus mampu mencetak rata-rata waktu yang sangat kompetitif, yakni 1 menit 44,420 detik selama simulasi lomba. Hal ini menunjukkan bahwa Team WRT lebih mementingkan performa saat race day ketimbang sekadar kencang di sesi latihan.
Dewa United Bungkam Malut United di Ternate: Tren Negatif Laskar Kie Raha Berlanjut
Perubahan Kalender dan Jadwal Balapan
Musim 2026 ini membawa sedikit perubahan pada struktur kalender balap. Balapan 6 Hours of Imola resmi didapuk sebagai seri pembuka, menggantikan posisi Qatar 1812KM yang digeser ke seri ketujuh akibat dinamika situasi geopolitik di Timur Tengah. Penyesuaian ini menuntut setiap tim untuk segera mencapai performa puncak sejak awal musim agar tidak kehilangan poin berharga.
Bagi para penggemar balap mobil di tanah air, aksi Sean Gelael di kejuaraan dunia ini dapat dipantau melalui siaran langsung pada akhir pekan mendatang. Seluruh mata kini tertuju pada skuad BMW M4 GT3 tersebut, menanti apakah mereka mampu mengulang kejayaan dan membawa pulang trofi kemenangan dari tanah Italia sebagai modal awal menuju gelar juara dunia.