Waspada Penipuan! Pertamina Patra Niaga Pastikan Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Gratis

Siska Amelia | WartaLog
14 Apr 2026, 21:18 WIB
Waspada Penipuan! Pertamina Patra Niaga Pastikan Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Gratis

WartaLog — Di tengah upaya pemerintah memperketat distribusi energi, oknum tidak bertanggung jawab justru memanfaatkan celah untuk melancarkan aksi penipuan. Baru-baru ini, jagat media sosial TikTok diramaikan oleh sebuah akun yang mengeklaim sebagai perpanjangan tangan resmi PT Pertamina Patra Niaga untuk membuka pendaftaran pangkalan LPG bersubsidi.

Akun tersebut tidak hanya menggunakan identitas visual yang menyerupai akun resmi perusahaan, tetapi juga mencantumkan nomor WhatsApp untuk menjerat korban. Modusnya cukup klasik namun berbahaya: menawarkan kemudahan menjadi pangkalan atau sub-pangkalan (pengecer) dengan embel-embel biaya pendaftaran tertentu sebagai syarat administrasi.

Modus Operandi Akun TikTok Palsu

Berdasarkan investigasi terhadap narasi yang beredar, akun dengan nama pengguna @pertaminagas3kg_lpg secara aktif mengunggah video yang mengajak masyarakat bergabung menjadi pangkalan gas. Dalam narasinya, calon pendaftar digiring untuk menghubungi nomor pribadi dan diminta mentransfer sejumlah uang.

Read Also

Waspada Penipuan Digital! Menelusuri Deretan Hoaks Berbasis AI yang Mencatut Nama Wapres Gibran

Waspada Penipuan Digital! Menelusuri Deretan Hoaks Berbasis AI yang Mencatut Nama Wapres Gibran

Namun, pihak Pertamina Patra Niaga dengan tegas membantah keterlibatan mereka dalam aktivitas akun tersebut. Segala informasi yang menyebutkan adanya pungutan biaya untuk menjadi mitra distribusi LPG 3 kg dipastikan adalah kabar bohong atau hoaks yang sengaja disebarkan untuk menyesatkan publik.

Klarifikasi Resmi dari Pertamina Patra Niaga

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, memberikan penjelasan mendalam terkait prosedur resmi perusahaan. Ia menegaskan bahwa sistem distribusi energi bersubsidi diatur dengan regulasi yang sangat ketat dan transparan.

“LPG 3 kg adalah produk subsidi pemerintah yang pendistribusiannya diatur berdasarkan kuota. Tujuannya jelas, agar energi ini sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar berhak. Perlu kami tegaskan kembali bahwa pendaftaran menjadi pangkalan LPG 3 kg bersubsidi sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis,” ujar Roberth dalam keterangan resminya.

Read Also

Membongkar Manipulasi Digital: Deretan Hoaks yang Menyerang Anies Baswedan di Media Sosial

Membongkar Manipulasi Digital: Deretan Hoaks yang Menyerang Anies Baswedan di Media Sosial

Lebih lanjut, Roberth mengimbau masyarakat untuk selalu skeptis dan waspada terhadap informasi yang datang dari platform tidak resmi. Akun-akun yang mencoba menyerupai profil perusahaan (impersonation) merupakan modus lama yang seringkali memakan korban jika masyarakat tidak teliti melakukan verifikasi.

Pentingnya Literasi Digital dan Verifikasi

Kasus ini menjadi alarm bagi publik mengenai pentingnya literasi digital. Pertamina Patra Niaga meminta masyarakat untuk hanya memercayai kanal komunikasi resmi perusahaan terkait prosedur kemitraan. Segala bentuk permintaan dana di luar mekanisme resmi adalah indikasi kuat tindak pidana penipuan.

“Jangan sampai ada masyarakat yang tertipu oleh akun-akun palsu yang mencatut nama perusahaan demi keuntungan pribadi. Jika menemukan informasi mencurigakan, segera laporkan,” tambahnya.

Read Also

Etika Digital di Tengah Musibah: Menkomdigi Ingatkan Publik Tak Sebar Konten Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Etika Digital di Tengah Musibah: Menkomdigi Ingatkan Publik Tak Sebar Konten Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Masyarakat diharapkan untuk lebih jeli dalam membedakan akun media sosial yang telah memiliki centang biru (terverifikasi) dengan akun-akun bodong. Pastikan selalu mengecek validitas informasi melalui situs resmi atau layanan pelanggan resmi sebelum melakukan tindakan apa pun yang mengatasnamakan Pertamina.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *