Kado Spesial Ulang Tahun ke-50, Pabrik Bridgestone Indonesia Sabet Penghargaan PROPER Emas
WartaLog — Merayakan lima dekade eksistensinya di tanah air, PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) baru saja mengukir prestasi gemilang di bidang keberlanjutan. Perusahaan ban raksasa ini berhasil membawa pulang penghargaan tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Pabrik Bridgestone di Karawang (Karawang Plant) secara membanggakan dianugerahi predikat Emas, sementara fasilitas produksi mereka di Bekasi (Bekasi Plant) sukses mengamankan peringkat Hijau. Capaian peringkat Emas ini merupakan yang pertama kalinya diraih oleh perusahaan, sebuah pencapaian yang terasa kian istimewa lantaran bertepatan dengan momen perayaan “Golden Anniversary” atau 50 tahun perjalanan Bridgestone Indonesia di pasar otomotif nasional.
Gaya Petualang Makin Berani, Honda Vario 125 Street Resmi Meluncur dengan Harga Rp 32 Juta
Komitmen Keberlanjutan di Balik Predikat Emas
Keberhasilan Karawang Plant meraih peringkat Emas menjadikannya sebagai satu-satunya produsen ban di Indonesia yang mampu mencapai level tertinggi dalam pengelolaan lingkungan tahun ini. Langkah strategis ini merupakan wujud nyata dari Bridgestone E8 Commitment, sebuah pilar global yang mengedepankan nilai keberlanjutan (sustainability) sebagai denyut nadi operasional perusahaan.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menyatakan bahwa penghargaan ini adalah manifestasi dari kerja keras seluruh tim. “PROPER Peringkat Emas ini menjadi kado paling indah karena bertepatan dengan ulang tahun emas atau 50 tahun Bridgestone hadir di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan lingkungan yang lebih baik di masa depan,” ungkap Mukiat dalam keterangan resminya.
Tragedi Maut di Probolinggo: Rem Blong Truk Trailer Renggut Empat Nyawa di Perlintasan Kereta
Inovasi dan Pengelolaan Lingkungan yang Efektif
Berdasarkan evaluasi ketat dari KLH, Bridgestone Indonesia dinilai sangat konsisten dalam memitigasi dampak lingkungan secara efektif dan efisien. Perusahaan dianggap sukses dalam mengelola sisa hasil produksi (limbah) dengan benar, menekan angka polusi, hingga mengadopsi penggunaan energi terbarukan dalam proses manufakturnya. Tidak hanya itu, upaya konservasi sumber daya alam yang tertata jelas dalam operasional harian menjadi poin plus yang mengantarkan mereka ke podium tertinggi.
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa instrumen PROPER kini telah bertransformasi jauh melampaui fungsi pengawasan administratif semata. Menurutnya, penghargaan ini adalah motor transformasi yang mendorong dunia usaha untuk tidak sekadar patuh pada aturan, tetapi melampauinya melalui inovasi dan kontribusi nyata kepada masyarakat luas.
Kontroversi Kemenangan Marc Marquez di Sprint Race MotoGP Spanyol 2026: Keberuntungan atau Kecerdikan Taktis?
Mendorong Standar ‘Beyond Compliance’ di Sektor Industri
Pada periode penilaian 2024-2025, tercatat sebanyak 5.476 perusahaan dari berbagai sektor industri berpartisipasi dalam penilaian PROPER. Angka ini mengalami kenaikan signifikan sebesar 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan menguatnya kesadaran kolektif dunia usaha untuk mempertanggungjawabkan kinerja lingkungan mereka secara terbuka ke publik.
Dari ribuan peserta tersebut, hanya 282 perusahaan yang berhasil menembus kategori beyond compliance atau melampaui ketaatan standar. Kelompok elit ini terdiri dari 39 perusahaan berperingkat Emas dan 243 perusahaan berperingkat Hijau. Keberhasilan Bridgestone masuk dalam daftar eksklusif ini semakin memperkokoh posisi mereka sebagai pemimpin industri yang bertanggung jawab di bawah naungan kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup.