Barcelona Gigit Jari, UEFA Resmi Tolak Protes Penalti Kontroversial Lawan Atletico Madrid

Sutrisno | WartaLog
14 Apr 2026, 21:18 WIB
Barcelona Gigit Jari, UEFA Resmi Tolak Protes Penalti Kontroversial Lawan Atletico Madrid

WartaLog — Langkah hukum yang ditempuh Barcelona untuk menggugat hasil laga kontra Atletico Madrid menemui jalan buntu. Badan sepak bola tertinggi Eropa, UEFA, secara resmi menolak nota protes yang diajukan Blaugrana terkait insiden penalti yang tidak diberikan wasit pada leg pertama perempatfinal Liga Champions.

Dalam rilis resminya, UEFA menegaskan bahwa klaim keberatan yang diajukan kubu Barcelona tidak dapat diterima. Keputusan ini diambil setelah Badan Pengawas, Etika, dan Disiplin UEFA melakukan tinjauan mendalam terhadap jalannya pertandingan yang berlangsung pada Rabu, 8 April 2026 lalu. Keputusan ini sekaligus menutup peluang Barcelona untuk mendapatkan kompensasi teknis atas insiden di lapangan.

Kronologi Insiden Handball Marc Pubill

Kontroversi yang memicu kemarahan publik Catalan ini bermula saat Barcelona menjamu Atletico Madrid di Camp Nou. Di tengah upaya mengejar ketertinggalan, sebuah momen ganjil terjadi pada menit ke-54. Bek Atletico, Marc Pubill, terlihat menyentuh bola dengan tangan di dalam kotak terlarang sesaat setelah kiper Juan Musso melakukan skema tendangan gawang (goal kick).

Read Also

Marc Marquez Alami Kecelakaan Hebat di MotoGP Spanyol 2026: Tragedi Motor Terbelah di Sirkuit Jerez

Marc Marquez Alami Kecelakaan Hebat di MotoGP Spanyol 2026: Tragedi Motor Terbelah di Sirkuit Jerez

Para pemain dan staf pelatih Barcelona langsung melancarkan protes keras di lapangan. Mereka menilai bola sudah dalam posisi aktif atau in-play saat Pubill menyentuhnya. Namun, wasit Istvan Kovacs yang memimpin laga tersebut bergeming. Bahkan, tidak ada tanda-tanda intervensi dari Video Assistant Referee (VAR) untuk meninjau ulang kejadian yang dianggap sebagai handball tersebut.

Kekecewaan Barcelona kian memuncak karena laga tersebut berakhir dengan kekalahan 0-2 di hadapan pendukung sendiri. Manajemen Blaugrana merasa dirugikan secara teknis dan menuntut adanya keadilan melalui jalur administratif ke UEFA, yang sayangnya kini ditolak mentah-mentah.

Fokus Menatap Leg Kedua

“Menyusul pertandingan leg pertama perempatfinal UEFA Champions League antara Barcelona dan Atletico Madrid, pihak Barcelona telah mengajukan protes resmi. Namun, pada 13 April 2026, UEFA menyatakan bahwa protes tersebut dinyatakan tidak dapat diterima,” tulis pernyataan resmi otoritas sepak bola tersebut.

Read Also

Kebangkitan Setan Merah: Matheus Cunha Sebut Liga Champions adalah Identitas Manchester United

Kebangkitan Setan Merah: Matheus Cunha Sebut Liga Champions adalah Identitas Manchester United

Dengan penolakan ini, Barcelona kini tidak punya pilihan selain berjuang habis-habisan di lapangan hijau. Mereka harus memutar otak untuk membalikkan keadaan saat bertamu ke markas Los Colchoneros pada leg kedua yang dijadwalkan berlangsung Rabu (15/4) dini hari WIB. Defisit dua gol di kompetisi sekelas Eropa bukanlah perkara mudah bagi Robert Lewandowski dkk.

Selain drama penalti, atmosfer menjelang leg kedua ini juga diwarnai dengan psywar mengenai kondisi non-teknis, termasuk keluhan Barcelona mengenai ketinggian rumput di stadion lawan. Namun, fokus utama tim asuhan Xavi Hernandez kini harus sepenuhnya beralih pada strategi untuk menembus pertahanan gerendel Atletico demi mengamankan tiket ke semifinal.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *