Sinergi Strategis Telkom dan PGN: Mengakselerasi Masa Depan Green Data Center di Indonesia
WartaLog — Langkah besar menuju keberlanjutan digital kian nyata melalui kolaborasi strategis antara dua raksasa BUMN Indonesia. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mengintegrasikan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon. Langkah ambisius ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung pengembangan green data center yang berkelanjutan di tanah air.
Prosesi penandatanganan kesepakatan ini berlangsung di Jakarta pada Jumat (10/4/2026), yang dihadiri langsung oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto. Turut menyaksikan momentum bersejarah ini adalah Senior Director of Business Performance and Assets Optimization Danantara Indonesia Bhimo Aryanto, beserta jajaran direksi dari kedua belah pihak sebagai simbol penguatan sinergi lintas sektor dalam mempercepat transformasi digital serta transisi energi nasional.
Lompatan Besar Vivo: Bocoran Seri X500 Ungkap Tiga Varian Layar dan Ambisi Dominasi Flagship
Kolaborasi Energi Hijau dan Teknologi Digital
Dalam kemitraan ini, Telkom memposisikan diri sebagai pengembang utama ekosistem digital dan pusat data yang memerlukan pasokan energi bersih. Kebutuhan operasional pusat data TelkomGroup nantinya akan ditopang oleh energi rendah emisi, termasuk pemanfaatan biometana. Di sisi lain, PGN berperan sebagai penyedia energi tersebut melalui pengolahan limbah minyak kelapa sawit di wilayah Sumatra menjadi biometana yang efisien.
Ruang lingkup kerja sama ini mencakup rangkaian studi komprehensif hingga penjajakan implementasi energi hijau pada seluruh jaringan data center TelkomGroup, baik untuk skala domestik maupun ekspansi internasional. Keberadaan sumber energi hijau yang andal menjadi pilar utama dalam membangun pusat data generasi baru yang tidak hanya efisien secara performa, tetapi juga ramah bagi ekosistem lingkungan.
Revolusi Fotografi Mobile: Huawei Pura 90 Pro dan Pura 90 Pro Max Resmi Meluncur, Guncang Dominasi Flagship Global
Membangun Kedaulatan Digital Regional
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari strategi besar untuk memperkuat kedaulatan digital Indonesia. “Sinergi ini memastikan kesiapan energi bersih yang vital bagi operasional data center kami. Kami berambisi menjadikan TelkomGroup sebagai digital infrastructure powerhouse di kawasan regional, sekaligus mendorong Indonesia menjadi pusat digital dunia,” ujar Dian dengan optimis.
Saat ini, setidaknya ada lima wilayah strategis yang menjadi fokus pengembangan infrastruktur digital TelkomGroup yang potensial didukung oleh jaringan energi PGN, yaitu Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya. Wilayah-wilayah tersebut dinilai sangat prospektif karena telah terhubung dengan pipa gas eksisting milik PGN, sehingga proses integrasi dapat dilakukan secara lebih optimal.
Kabar Gembira bagi Gamer PC! Bocoran Jadwal Rilis GTA 6 Akhirnya Terungkap
Transformasi PGN Menuju Era Rendah Karbon
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto memandang biometana sebagai mesin penggerak baru bagi transformasi bisnis PGN. Menurutnya, PGN kini telah bertransformasi lebih dari sekadar penyedia gas konvensional, melainkan menjadi pionir penyedia energi bersih untuk masa depan.
“Inisiatif biometana ini bukan hanya soal bisnis, melainkan tentang nilai tambah baru bagi infrastruktur masa depan Indonesia. Kami bangga bisa menjadi bagian dari fondasi transisi energi nasional yang mendukung sektor teknologi,” jelas Arief.
Ekspansi Global dan Ekosistem Terintegrasi
Tak hanya di dalam negeri, TelkomGroup juga memperluas sayap kolaborasinya ke kancah global. Melalui NeutraDC, kerja sama dengan mitra internasional seperti Sembcorp Development Ltd telah dijajaki sejak 2025 untuk mengeksplorasi layanan energi berkelanjutan. Strategi ini dirancang untuk menciptakan ekosistem end-to-end, mulai dari hulu (penyediaan energi hijau) hingga hilir (penggunaan komersial dan solusi AI).
Dengan sinergi yang solid antara sektor telekomunikasi dan energi ini, Indonesia optimis dapat menghadirkan solusi inovatif yang berkelas dunia. Kehadiran AI-ready green data center diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pelanggan korporat dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyongsong masa depan ekonomi digital yang lebih hijau.