Peta Persaingan Juara BRI Super League 2025/2026: Bernardo Tavares Analisis Peluang Persib hingga Persija
WartaLog — Genderang perang perebutan takhta tertinggi di panggung sepak bola tanah air semakin nyaring terdengar. Memasuki fase krusial BRI Super League musim 2025/2026, juru taktik Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memberikan analisis mendalam mengenai tiga kuda hitam utama yang diprediksi bakal mengangkat trofi di akhir musim nanti: Persib Bandung, Borneo FC Samarinda, dan Persija Jakarta.
Dominasi Persib Bandung dan Kedalaman Skuad yang Mewah
Hingga pekan ke-26, Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen liga dengan raihan 61 poin. Menurut Tavares, posisi ini menempatkan tim berjuluk Pangeran Biru tersebut di barisan terdepan dalam bursa juara. Keunggulan Persib tidak hanya terletak pada angka, namun juga pada kedalaman skuad yang dianggap sangat merata di setiap lini.
Borneo FC Comeback Dramatis di Markas PSM Makassar, Pesut Etam Terus Tempel Ketat Persib Bandung
“Secara objektif, melihat komposisi tim yang ada, Persib memiliki keuntungan besar karena saat ini mereka memimpin. Mereka punya kemewahan pemain; satu posisi bisa diisi oleh tiga hingga empat pemain berkualitas yang sama baiknya,” ujar Tavares saat ditemui di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Fleksibilitas taktis ini, menurut sang pelatih, menjadi pembeda utama yang membuat peluang Persib jauh lebih besar dibandingkan rival lainnya.
Borneo FC: Sang Kejutan dengan Skema Scouting Jenius
Beralih ke posisi kedua, ada Borneo FC Samarinda yang membayangi dengan 57 poin. Tavares tak segan melabeli tim asal Kalimantan ini sebagai paket kejutan paling berbahaya musim ini. Ia bahkan masih ingat betul bagaimana skuad Persebaya miliknya sempat luluh lantak dengan skor 1-5 di tangan Pesut Etam.
Dramatis di Manahan: Persis Solo Tekuk Semen Padang 2-1, Laskar Sambernyawa Menjauh dari Zona Merah
Tavares memuji manajemen Borneo FC yang berhasil melakukan proses scouting dengan sangat jitu. “Mereka adalah kejutan nyata di liga. Borneo memiliki unit pemain yang sangat kuat dalam aspek transisi ofensif. Kita bisa melihat bagaimana mereka mencetak gol-gol fantastis dari luar kotak penalti, itu menunjukkan kualitas individu dan kolektif yang luar biasa,” tambahnya.
Napas Terakhir Persija Jakarta
Sementara itu, Persija Jakarta yang bertengger di posisi ketiga dengan 52 poin dianggap masih memiliki peluang meski jalannya terjal. Dengan sisa 7 hingga 8 pertandingan, Macan Kemayoran dituntut untuk tampil sempurna tanpa cela jika ingin mengudeta posisi puncak.
Tavares, pelatih berkebangsaan Portugal yang pernah membawa PSM Makassar menjuarai Liga 1 2022/2023, menekankan bahwa Persija tidak boleh lempar handuk lebih awal. Baginya, dengan materi pemain bintang yang ada, Persija hanya butuh konsistensi ekstra dan sedikit keberuntungan di laga-laga sisa untuk tetap berada dalam jalur juara.
Update Radar Bola: Perburuan Manajer Baru Manchester United hingga Kejutan Curacao Menuju Piala Dunia 2026
Kesimpulan: Siapa yang Akan Bertahan?
Dengan selisih poin yang masih bisa dikejar, akhir musim BRI Super League 2025/2026 dipastikan akan menjadi drama yang mendebarkan bagi para pecinta sepak bola nasional. Apakah Persib akan mempertahankan takhtanya, ataukah Borneo FC dan Persija mampu menciptakan plot twist di pengujung kompetisi?