Mengulik Isi Garasi Dadan Hindayana: Koleksi Mobil Mewah Eks Kepala BGN yang Dicopot Prabowo Subianto
WartaLog — Dinamika di tubuh pemerintahan baru kembali memanas. Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengambil langkah tegas dengan melakukan perombakan di pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Dadan Hindayana, sosok yang sebelumnya dipercaya menakhodai lembaga ini, harus merelakan posisinya dicopot bersama dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya. Keputusan ini memicu berbagai spekulasi publik, namun di balik hiruk-pikuk politik tersebut, sisi kehidupan pribadi dan harta kekayaan sang mantan pejabat mulai menjadi sorotan hangat, terutama koleksi kendaraan yang terparkir rapi di garasinya.
Evaluasi Ketat di Balik Pencopotan Jabatan
Langkah Presiden Prabowo ini bukanlah tanpa alasan yang matang. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil dari proses monitoring dan evaluasi berkala yang dilakukan terhadap pelaksanaan program unggulan pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Program yang menjadi garda terdepan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia ini memang menuntut kepemimpinan yang sangat adaptif dan efisien.
Link Live Streaming MotoGP Hungaria 2026: Ambisi Marc Marquez Menaklukkan Balaton Park
“Selama kurang lebih satu setengah tahun terakhir, pemerintah terus memantau kinerja di lapangan. Ada banyak catatan penting yang menjadi bahan pertimbangan Bapak Presiden. Pergantian ini dilakukan demi perbaikan sistem agar target-target yang telah ditetapkan dapat segera tercapai tanpa hambatan teknis yang berlarut-larut,” ujar Prasetyo Hadi dalam sesi konferensi pers beberapa waktu lalu.
Menanggapi hal ini, Dadan Hindayana menunjukkan sikap ksatria. Ia menyatakan bahwa rotasi jabatan adalah hak prerogatif Presiden yang harus dihormati. Dadan pun mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang sempat diberikan kepadanya untuk menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih, sebuah pencapaian yang menurutnya melampaui imajinasi pribadinya selama ini.
Misi Besar Kemenekraf Gandeng Sung Kang: Membawa Karya Kreatif Lokal Menuju Panggung Dunia
Mengintip Kekayaan Melalui LHKPN
Sebagai pejabat publik yang pernah menduduki posisi strategis, transparansi harta kekayaan melalui LHKPN adalah kewajiban yang tak bisa dihindari. Berdasarkan laporan harta yang disampaikan pada 14 Maret 2025, saat awal menjabat sebagai pimpinan tertinggi BGN, Dadan Hindayana diketahui memiliki total kekayaan mencapai Rp 9.022.400.000 atau sekitar Rp 9 miliar.
Harta tersebut tidak semuanya berbentuk uang tunai. Sebagian besar kekayaannya terakumulasi dalam bentuk aset tanah dan bangunan yang nilainya ditaksir mencapai Rp 5,9 miliar. Selain itu, terdapat pula harta bergerak lainnya senilai Rp 322,4 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp 1,4 miliar. Namun, yang paling menarik perhatian para pecinta otomotif adalah isi garasinya yang terdiri dari tiga unit mobil modern dengan total nilai mencapai Rp 1,4 miliar.
Tragedi Rel Bekasi: Menguak Tiga Pernyataan Resmi Green SM dan Evaluasi Keamanan Mobil Listrik
Bedah Koleksi Mobil Dadan Hindayana: Selera SUV Jepang
Dari laporan yang ada, terlihat jelas bahwa Dadan memiliki kecenderungan memilih kendaraan berjenis SUV (Sport Utility Vehicle) dan Crossover asal pabrikan Jepang. Ketiga mobil ini dilaporkan sebagai hasil keringat sendiri dan tanpa beban utang, yang menunjukkan stabilitas finansial yang kuat sebelum maupun saat menjabat.
1. Mazda CX-5 Tahun 2023 (Rp 675 Juta)
Mobil termahal di garasi Dadan adalah Mazda CX-5 keluaran tahun 2023. Kendaraan ini dikenal sebagai salah satu SUV premium yang menawarkan kenyamanan berkendara serta desain Kodo yang elegan. Dengan teknologi Skyactiv-G, mobil ini mampu memberikan performa mesin yang bertenaga namun tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar. Pilihan pada mobil ini mencerminkan selera yang mengutamakan kualitas build dan fitur keselamatan tingkat tinggi.
2. Mazda CX-3 1.5 Tahun 2023 (Rp 395 Juta)
Tampaknya Dadan adalah penggemar setia brand Mazda. Selain CX-5, ia juga memiliki adiknya, yakni Mazda CX-3 bermesin 1.5 liter. Mobil crossover kompak ini sangat cocok untuk mobilitas di perkotaan yang padat. Meskipun dimensinya lebih kecil, CX-3 tetap membawa DNA mewah khas Mazda dengan handling yang tajam dan interior yang ergonomis. Nilai taksirnya yang mencapai Rp 395 juta menunjukkan bahwa kendaraan ini masih dalam kondisi yang sangat baik.
3. Honda HR-V 1.5L SE CVT Tahun 2024 (Rp 330 Juta)
Melengkapi koleksinya, terdapat unit Honda HR-V varian 1.5L SE CVT keluaran tahun 2024. Ini adalah salah satu mobil paling populer di kelasnya di Indonesia. Varian SE (Special Edition) dikenal memiliki fitur panoramic roof dan teknologi Honda Sensing yang canggih. Keberadaan mobil tahun 2024 ini mengindikasikan bahwa Dadan cukup rutin memperbarui koleksi kendaraannya dengan model-model terbaru yang sedang tren di pasar otomotif tanah air.
Kontroversi Pengadaan Motor Listrik di BGN
Selain soal koleksi mobil pribadi, masa jabatan Dadan Hindayana di Badan Gizi Nasional juga diwarnai oleh kebijakan yang cukup kontroversial. Salah satu yang paling menyita perhatian publik dan audit pemerintah adalah rencana pengadaan puluhan ribu unit motor listrik dengan nilai proyek mencapai triliunan rupiah.
Motor-motor tersebut sedianya akan didistribusikan ke Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG) di seluruh penjuru Indonesia. Namun, pengadaan ini menuai kritik tajam karena dianggap terlalu membebani anggaran di tengah fokus utama penyediaan nutrisi bagi rakyat. Beberapa pihak bahkan menyoroti skema branding produk yang dianggap kurang transparan, mengingat unit yang dipesan terlihat mirip dengan produk dari pabrikan luar negeri yang kemudian di-rebranding secara lokal.
Purbaya Yudhi Sadewa, salah satu tokoh yang memantau proses ini, sempat mengisyaratkan adanya celah atau ‘kebobolan’ dalam proses penganggaran tersebut. Meski program MBG bertujuan mulia, aspek manajerial dan pengadaan logistik di bawah kepemimpinan Dadan dianggap perlu dievaluasi lebih mendalam oleh tim audit internal pemerintah.
Masa Depan Badan Gizi Nasional di Tangan Baru
Pencopotan Dadan Hindayana menandai babak baru bagi Badan Gizi Nasional. Presiden Prabowo Subianto menaruh harapan besar agar pimpinan yang baru dapat bergerak lebih cepat, transparan, dan fokus pada substansi program nutrisi tanpa terjebak dalam masalah pengadaan aset yang tidak mendesak. Akuntabilitas menjadi kata kunci utama dalam pemerintahan saat ini.
Bagi publik, fenomena kekayaan pejabat dan koleksi kendaraan mewah akan selalu menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Namun, yang jauh lebih penting adalah bagaimana instansi seperti BGN dapat memberikan dampak nyata bagi kesehatan anak-anak Indonesia. Badan Gizi Nasional kini dihadapkan pada tantangan besar untuk membuktikan bahwa pergantian kepemimpinan ini akan membawa perubahan positif yang signifikan bagi masyarakat luas.
Dengan total aset sembilan miliar rupiah dan deretan mobil SUV modern, Dadan Hindayana kini melangkah keluar dari lingkaran birokrasi BGN. Sementara itu, rakyat tetap menanti keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis agar benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan, tanpa terdistorsi oleh kepentingan pengadaan barang yang kontroversial.