Ketajaman Eksel Runtukahu di Persija Jakarta: Jawaban Krisis Lini Depan dan Bidikan Baru Timnas Indonesia
WartaLog — Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi saksi bisu bangkitnya sesosok predator baru di lini depan Macan Kemayoran. Dalam lanjutan pekan ke-27 Super League 2025/2026 yang digelar Sabtu malam (12/4/2026), Persija Jakarta sukses melumat Persebaya Surabaya dengan skor telak 3-0. Namun, bukan sekadar kemenangan yang menjadi buah bibir, melainkan performa impresif Eksel Runtukahu yang tampil bak jawaban atas kebuntuan tim selama ini.
Eksel, yang sebelumnya lebih sering duduk di bangku cadangan, membuktikan kelasnya dengan memborong dua gol ke gawang Bajul Ijo. Catatan ini menggenapkan torehan golnya menjadi enam sepanjang musim ini. Bagi seorang pemain yang sering dianggap sebagai pelapis, statistik ini menunjukkan efisiensi luar biasa di depan gawang lawan dan mentalitas yang tangguh saat diberikan kepercayaan penuh.
Strategi “Ekonomis” Diego Simeone: Menguak Alasan Atletico Madrid Pindah Hotel Jelang Laga Hidup Mati di London
Menjawab Krisis di Tengah Badai Cedera
Munculnya nama Eksel Runtukahu sebagai pahlawan bukanlah tanpa alasan. Persija Jakarta saat ini tengah dihantam badai krisis di sektor penyerangan yang cukup pelik. Absennya mesin gol Gustavo Almeida, pemulihan Alaeddine Ajaraie yang belum optimal, hingga cedera panjang yang membekap Mauro Zijlstra membuat pilihan lini depan sempat terbatas. Belum lagi Emaxwell Souza yang belakangan ini sedang mengalami paceklik gol.
Dalam situasi terjepit itulah, Eksel muncul memberikan solusi konkret. Gaya mainnya yang spartan dan penempatan posisi yang cerdik membuatnya menjadi pembeda dalam duel klasik melawan Persebaya tersebut. Penampilan ini seolah menjadi pesan tegas kepada jajaran pelatih bahwa dirinya layak mendapatkan menit bermain lebih banyak di skuad utama Persija Jakarta.
Barcelona di Ambang Juara: Mungkinkah El Clasico Menjadi Panggung Pesta Blaugrana?
Pujian Setinggi Langit dari Mauricio Souza
Pelatih Persija, Mauricio Souza, tak kuasa menyembunyikan kekagumannya terhadap kontribusi pemainnya tersebut. Arsitek asal Brasil itu melabeli Eksel sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut. “Bagi saya, Eksel adalah yang terbaik hari ini. Dia bukan hanya memiliki potensi teknis yang hebat, tapi juga kepribadian yang luar biasa di dalam maupun luar lapangan,” ungkap Souza dengan nada bangga.
Lebih lanjut, Souza meyakini bahwa anak asuhnya tersebut sudah sepatutnya masuk dalam radar pemanggilan Timnas Indonesia. Meski sempat dinilai kurang konsisten di awal musim, penampilan stabil dalam beberapa laga terakhir membuktikan kedewasaan bermain Eksel yang kian matang di bawah tekanan laga besar.
Dominasi Kejutan Fadil Wijaya: Honda Brio ‘Sakti’ Taklukkan Medan Berat Kejurnas Sprint Rally 2026
Menanti Ketukan Pintu dari John Herdman
Harapan untuk melihat Eksel mengenakan seragam Merah Putih kini kian terbuka lebar. Di bawah kepemimpinan pelatih John Herdman, Timnas Indonesia memang tengah mencari wajah-wajah segar yang mampu memberikan dampak instan dari kompetisi domestik. Dengan total 18 penampilan musim ini, mayoritas sebagai pengganti, Eksel menunjukkan bahwa jam terbang bukanlah kendala utama jika kualitas sudah berbicara.
Ajang seperti Piala AFF bisa menjadi panggung pembuktian selanjutnya bagi Eksel. Jika konsistensi ini mampu ia jaga hingga akhir musim, bukan tidak mungkin ia akan menjadi senjata baru bagi Skuad Garuda untuk menggedor pertahanan lawan di level internasional. Publik sepak bola tanah air kini menanti, apakah ketajaman sang striker akan terus berlanjut atau hanya menjadi ledakan sesaat.