Misi Penyelamatan Spurs: Bertahan di Premier League demi Mengamankan Andy Robertson

Sutrisno | WartaLog
12 Apr 2026, 14:22 WIB
Misi Penyelamatan Spurs: Bertahan di Premier League demi Mengamankan Andy Robertson

WartaLog — Saga transfer musim panas mulai memanas seiring mendekatnya akhir musim kompetisi Eropa. Salah satu nama yang paling santer dibicarakan di lantai bursa adalah bek sayap legendaris Liverpool, Andy Robertson. Pemain asal Skotlandia ini dikabarkan masuk dalam radar utama Tottenham Hotspur sebagai target prioritas untuk memperkuat lini pertahanan mereka.

Namun, ambisi klub asal London Utara itu tidak akan berjalan mulus. Ada tembok besar yang menghalangi langkah mereka: kepastian masa depan klub di kasta tertinggi. Robertson dikabarkan hanya bersedia merapat ke markas Spurs jika klub tersebut berhasil meloloskan diri dari ancaman degradasi musim ini.

Akhir Era Robertson di Anfield

Setelah sembilan tahun mengabdi dan mempersembahkan berbagai trofi bergengsi bagi publik Anfield, kebersamaan Robertson dan Liverpool dipastikan akan berakhir pada Juni mendatang. Pihak klub secara resmi telah mengumumkan bahwa kontrak bek berusia 32 tahun tersebut tidak akan diperpanjang, menandai akhir dari sebuah era emas.

Read Also

Rivalitas Klasik Piala AFF U-17 2026: Mengintip Keunggulan Head-to-Head Indonesia vs Malaysia

Rivalitas Klasik Piala AFF U-17 2026: Mengintip Keunggulan Head-to-Head Indonesia vs Malaysia

Spurs sebenarnya sudah mencoba merayu Robertson sejak jendela transfer Januari lalu. Sayangnya, saat itu manajemen The Reds masih enggan melepas sang pemain di tengah ketatnya jadwal kompetisi. Kini, dengan status bebas transfer yang akan disandangnya, Tottenham Hotspur kembali berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangannya secara cuma-cuma.

Syarat Mutlak: Bertahan di Premier League

Laporan dari The Athletic menyebutkan bahwa Robertson sejatinya tertarik dengan proyek yang ditawarkan Spurs. Namun, profesionalisme dan ambisinya membuat sang pemain memberikan syarat mutlak. Ia tidak ingin bermain di divisi Championship. Syarat ini menjadi tantangan berat bagi manajemen Spurs yang saat ini tengah limbung.

Keterpurukan Spurs musim ini memang cukup mengejutkan. Saat ini, mereka tertahan di peringkat 18 klasemen Liga Inggris dengan koleksi 30 poin dari 31 pertandingan. Dengan hanya tujuh laga tersisa, setiap poin kini menjadi harga mati bagi pelatih anyar mereka, Roberto De Zerbi.

Read Also

Adhyaksa FC Ukir Sejarah: Bungkam Persipura Jayapura di Lukas Enembe dan Segel Tiket Promosi Super League

Adhyaksa FC Ukir Sejarah: Bungkam Persipura Jayapura di Lukas Enembe dan Segel Tiket Promosi Super League

Persaingan dan Kondisi Fisik Sang Pemain

Meski Spurs memimpin perburuan, mereka bukan satu-satunya peminat. Beberapa klub papan atas lainnya disinyalir sedang memantau situasi Robertson. Sang pemain sendiri menegaskan bahwa saat ini fokus utamanya adalah menuntaskan musim bersama Liverpool dengan sebaik mungkin sebelum menentukan pelabuhan berikutnya.

Penurunan menit bermain menjadi alasan utama mengapa Robertson memilih untuk tidak menetap di Merseyside. Sejak kedatangan Milos Kerkez pada musim panas lalu, Robertson perlahan kehilangan statusnya sebagai starter reguler. Musim ini, meski mencatatkan 31 penampilan di berbagai ajang, ia tercatat hanya enam kali dipercaya turun sejak menit awal di Premier League. Arne Slot, manajer Liverpool, bahkan sempat mengisyaratkan bahwa keputusan hengkang ini adalah langkah logis bagi Robertson untuk kembali mendapatkan menit bermain reguler.

Read Also

Jadwal Lengkap Thomas & Uber Cup 2026: Ambisi Besar Tim Bulutangkis Indonesia Merebut Tahta di Denmark

Jadwal Lengkap Thomas & Uber Cup 2026: Ambisi Besar Tim Bulutangkis Indonesia Merebut Tahta di Denmark

Kini, bola panas ada di tangan Roberto De Zerbi dan anak asuhnya. Mampukah mereka menyapu bersih laga sisa demi bertahan di Premier League sekaligus meyakinkan Andy Robertson untuk berlabuh di London Utara?

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *