Ambisi Back-to-Back: Carlo Ancelotti Jagokan Paris Saint-Germain Rajai Liga Champions Lagi

Sutrisno | WartaLog
18 Apr 2026, 01:18 WIB
Ambisi Back-to-Back: Carlo Ancelotti Jagokan Paris Saint-Germain Rajai Liga Champions Lagi

WartaLog — Perhelatan kasta tertinggi sepak bola Eropa, Liga Champions, kini tengah memasuki fase krusial yang mendebarkan. Di tengah persaingan sengit para raksasa benua biru, pelatih kenamaan Carlo Ancelotti secara blak-blakan memberikan dukungannya kepada Paris Saint-Germain (PSG) untuk kembali mengangkat trofi Si Kuping Besar musim ini.

Dominasi Les Parisiens yang Tak Terbendung

Langkah anak asuh Luis Enrique menuju babak empat besar terbilang impresif. Meski sempat tertatih dengan finis di posisi ke-11 pada fase liga, raksasa Prancis ini membuktikan mentalitas juara mereka saat memasuki fase gugur. Setelah melewati hadangan AC Monaco di babak play-off, keganasan Paris Saint-Germain benar-benar meledak di putaran selanjutnya.

Read Also

Tembok Kokoh Paris di Allianz Arena: PSG Segel Tiket Final Liga Champions Lewat Performa Epik

Tembok Kokoh Paris di Allianz Arena: PSG Segel Tiket Final Liga Champions Lewat Performa Epik

Chelsea menjadi korban pertama kegarangan lini depan PSG dengan agregat telak 8-2 di babak 16 besar. Tak berhenti di situ, Liverpool pun dipaksa bertekuk lutut dengan agregat 4-0 di babak perempatfinal. Performa konsisten inilah yang membuat Ancelotti tak ragu menunjuk PSG sebagai kandidat terkuat juara.

Ujian Berat di Semifinal Melawan Bayern Munich

Kendati demikian, jalan menuju podium juara dipastikan tidak akan mudah. Di babak semifinal, PSG harus berhadapan dengan raksasa Jerman, Bayern Munich. Pertemuan ini kerap disebut oleh banyak pengamat sebagai “final kepagian” mengingat reputasi besar kedua klub tersebut.

“Saya sudah memberikan pendapat. Saya pilih Paris Saint-Germain,” tegas Ancelotti saat diwawancarai oleh media Italia, Il Giornale. Pernyataan sang taktik kawakan ini tentu didasari pada analisis mendalam mengenai kedalaman skuad dan stabilitas permainan yang ditunjukkan PSG sepanjang kompetisi.

Read Also

Misi Kudeta di Etihad: Pep Guardiola Pede Rebut Takhta Arsenal Berbekal Memori Final Carabao

Misi Kudeta di Etihad: Pep Guardiola Pede Rebut Takhta Arsenal Berbekal Memori Final Carabao

Misi Mempertahankan Takhta Eropa

Optimisme Ancelotti bukannya tanpa alasan. Musim lalu, klub asal Paris ini menunjukkan skenario serupa; merangkak dari babak play-off hingga akhirnya tampil dominan dan menghancurkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 di partai final.

Kini, dengan skema permainan yang semakin matang di bawah arahan Luis Enrique, PSG berambisi mencetak sejarah dengan mempertahankan gelar juara mereka. Akankah prediksi Carlo Ancelotti menjadi kenyataan, ataukah Bayern Munich akan menjadi batu sandungan yang menghentikan dominasi Les Parisiens? Kita nantikan drama sesungguhnya di atas lapangan hijau.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *