Menakar Harga BYD M6 Bekas di Pasar Otomotif: Masihkah Menggiurkan bagi Keluarga Indonesia?
WartaLog — Fenomena BYD M6 sebagai mobil listrik pilihan keluarga di Indonesia memang sulit untuk diabaikan. Sejak resmi mengaspal, MPV listrik ini langsung melesat menjadi salah satu model terlaris, bahkan konsisten menempati posisi tiga besar dalam peta persaingan kendaraan ramah lingkungan tanah air. Namun, seiring berjalannya waktu, mata para pemburu unit kini mulai beralih memantau pergerakan harga di pasar mobil bekas.
Sebagai gambaran, unit baru BYD M6 saat ini dipasarkan dengan rentang harga yang cukup kompetitif. Varian Standard dibanderol mulai dari Rp 383 juta, disusul versi Superior di angka Rp 423 juta, hingga kasta tertingginya, Superior Captain, yang menyentuh Rp 433 juta. Meski begitu, isu mengenai depresiasi atau penyusutan nilai jual tetap menjadi pertimbangan krusial bagi calon pembeli kendaraan listrik (EV).
Strategi ‘Kamuflase’ BYD: Menguak Tabir Harga Danza yang Lebih Terjangkau dari Denza di Indonesia
Realita Harga Bekas BYD M6 di Lapangan
Bukan rahasia lagi jika harga mobil bekas bertenaga listrik seringkali menjadi sorotan tajam. Banyak kekhawatiran muncul mengenai nilai depresiasi yang konon bisa merosot hingga 50 persen dalam kurun waktu 3 hingga 4 tahun. Namun, bagaimana dengan realita yang terjadi pada BYD M6?
Berdasarkan penelusuran di berbagai platform jual-beli kendaraan daring, harga pasaran BYD M6 bekas untuk lansiran tahun 2024 terpantau masih cukup stabil di angka atas Rp 300 juta. Sebagai contoh, varian Superior yang harga barunya berada di angka Rp 423 juta, kini banyak ditawarkan pada kisaran Rp 320 jutaan untuk unit dengan catatan odometer di atas 20.000 km.
Menariknya, terdapat pula unit dengan tahun produksi yang lebih muda. Untuk BYD M6 Superior keluaran 2025 dengan jarak tempuh yang sudah menyentuh angka 40.000 km, harga yang dipatok berada di kisaran Rp 317 juta. Sementara itu, untuk unit tahun 2025 dengan kondisi lebih segar (jarak tempuh sekitar 20.000 km), harga yang ditawarkan masih bertahan di angka Rp 345 juta.
Strategi Wuling Perkuat Ekonomi Nasional: Hadirkan Formo Max dan Mitra EV di GIICOMVEC 2026
Spesifikasi yang Menopang Daya Jual
Tingginya minat terhadap unit bekas MPV listrik ini tentu tidak lepas dari spesifikasi mumpuni yang dibawanya. BYD merancang M6 dengan dimensi yang sangat ideal untuk kebutuhan domestik: panjang 4.710 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.690 mm, serta ground clearance 170 mm yang cukup tangguh menghadapi jalanan Indonesia.
Sektor performa menjadi daya tarik utama berkat penggunaan Blade Battery yang revolusioner. Pada varian standard, baterai berkapasitas 55,4 kWh mampu menyuplai tenaga untuk menempuh jarak hingga 420 km dalam sekali pengisian daya. Dengan konfigurasi 7-seater, mobil ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 10,1 detik.
Tips Membeli Unit Bekas
Bagi Anda yang berencana meminang BYD M6 bekas, sangat disarankan untuk melakukan inspeksi menyeluruh. Selain memeriksa kondisi fisik dan kaki-kaki, pastikan untuk melakukan pengecekan kesehatan baterai (State of Health) melalui dealer resmi untuk menjamin performa teknologi baterai tetap optimal. Harga yang fluktuatif sangat bergantung pada kondisi aktual unit dan riwayat pemakaian pemilik sebelumnya.
Ironi Kebijakan Hijau: Di Tengah Kenaikan Harga BBM, Insentif Pajak Mobil Listrik Justru Terancam Dihapus