Bidik Kesempurnaan, Kurniawan Dwi Yulianto Evaluasi Efektivitas Lini Serang Timnas U-17

Sutrisno | WartaLog
14 Apr 2026, 23:21 WIB
Bidik Kesempurnaan, Kurniawan Dwi Yulianto Evaluasi Efektivitas Lini Serang Timnas U-17

WartaLog — Meskipun mengawali langkah dengan hasil yang cukup meyakinkan di gelaran Piala AFF U-17 2026, performa Garuda Muda rupanya masih menyisakan beberapa pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Pelatih kepala Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, memberikan sorotan khusus pada aspek penyelesaian akhir anak asuhnya usai menundukkan Timor Leste dengan skor 4-0 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (14/4/2026).

Dominasi total Indonesia sejatinya sudah terlihat sejak peluit pertama dibunyikan. Empat gol tanpa balas berhasil disarangkan ke gawang lawan, namun uniknya, seluruh gol tersebut tercipta di babak pertama. Memasuki paruh kedua, meski terus mengurung pertahanan lawan, intensitas ketajaman lini depan Timnas Indonesia U-17 seolah menemui jalan buntu tanpa ada gol tambahan yang tercipta.

Read Also

Misi Menaklukkan Tebing Dunia: 13 Atlet Elite Indonesia Siap Tempur di World Climbing Series Wujiang

Misi Menaklukkan Tebing Dunia: 13 Atlet Elite Indonesia Siap Tempur di World Climbing Series Wujiang

Mentalitas dan Konsistensi di Lapangan

Kurniawan mengakui bahwa dirinya sengaja memberikan instruksi khusus saat jeda antarbabak. Ia tidak ingin para pemainnya merasa cepat puas atau kehilangan fokus karena sudah unggul jauh secara angka. Sang pelatih menekankan pentingnya menjaga mentalitas agar tidak meremehkan lawan di sisa pertandingan.

“Jadi memang kami begitu unggul 4-0, di babak kedua kami berpesan kepada pemain untuk tetap fokus meraih hasil maksimal. Di babak kedua kita anggap skor tetap 0-0 agar para pemain tidak merasa di atas angin,” ungkap sosok yang akrab disapa Si Kurus tersebut usai laga.

Walaupun secara statistik permainan sepak bola Indonesia mendominasi penuh jalannya laga dan mengontrol aliran bola, kegagalan mengonversi peluang di babak kedua menjadi poin evaluasi krusial bagi tim pelatih. Kurniawan mencatat ada beberapa momentum emas yang seharusnya bisa menambah keunggulan namun gagal dimaksimalkan dengan baik karena kurangnya ketenangan di depan gawang.

Read Also

Juan Musso Balas Sengatan Raphinha: Sebut Tudingan ‘Perampokan’ Barcelona Sebagai Hal Gila

Juan Musso Balas Sengatan Raphinha: Sebut Tudingan ‘Perampokan’ Barcelona Sebagai Hal Gila

Menatap Derby Serumpun Melawan Malaysia

Ujian sesungguhnya bagi skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto akan datang pada Kamis (16/4) mendatang. Mereka dijadwalkan bersua Malaysia dalam laga kedua yang diprediksi akan berjalan lebih panas. Di atas kertas, Malaysia diyakini memiliki kekuatan yang jauh lebih solid dibandingkan Timor Leste, meski tim Negeri Jiran tersebut baru saja menelan kekalahan telak 0-4 dari Vietnam di laga perdana mereka.

Bagi Malaysia, laga kontra Indonesia merupakan partai hidup-mati untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya. Motivasi tinggi lawan inilah yang diwaspadai oleh jajaran pelatih Garuda Muda. Persiapan matang pun mulai digeber untuk menutup celah-celah yang terlihat di laga pembuka.

Read Also

Horor di Eredivisie: Terjangan Keras Justin Hubner Akibatkan Luka Robek Serius pada Kaki Lawan

Horor di Eredivisie: Terjangan Keras Justin Hubner Akibatkan Luka Robek Serius pada Kaki Lawan

“Kami akan bekerja terus bersama tim analis untuk melihat apa yang menjadi kekurangan dan bahan evaluasi kami. Kami akan mencoba memperbaiki segala aspek dalam waktu yang tersisa sebelum menghadapi Malaysia,” pungkas Kurniawan dengan nada optimis.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *