Kontribusi Fantastis Freeport Indonesia: Targetkan Setoran Rp 54 Triliun ke Kas Negara Tahun Ini

Citra Lestari | WartaLog
14 Apr 2026, 22:22 WIB
Kontribusi Fantastis Freeport Indonesia: Targetkan Setoran Rp 54 Triliun ke Kas Negara Tahun Ini

WartaLog — Raksasa pertambangan PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali menegaskan komitmennya sebagai salah satu pilar utama penopang ekonomi nasional. Dalam proyeksi terbarunya, perusahaan menargetkan total kontribusi kepada pemerintah Indonesia mencapai angka fantastis, yakni US$ 2,9 miliar atau setara dengan Rp 54 triliun sepanjang tahun ini.

Angka jumbo tersebut bukanlah tanpa rincian. Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menjelaskan bahwa setoran tersebut merupakan akumulasi dari berbagai instrumen penerimaan negara, yang mencakup pembayaran pajak sebesar US$ 1,2 miliar, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai US$ 600 juta, serta dividen yang dialokasikan untuk MIND ID sebesar US$ 1 miliar atau sekitar Rp 17 triliun.

Peningkatan Produksi Jadi Motor Utama

Optimisme ini didasari oleh performa operasional yang kian solid. Tony memaparkan bahwa peningkatan setoran ke kantong negara ini dipicu oleh rencana kenaikan volume produksi bijih serta pemulihan yang signifikan pada proses tambang bawah tanah. Strategi ini diharapkan mampu mendongkrak output perusahaan secara keseluruhan.

Read Also

Mobil Listrik Tak Lagi Bebas Pajak: Kemenperin Ungkap Kekhawatiran Dampak Biaya Operasional bagi Konsumen

Mobil Listrik Tak Lagi Bebas Pajak: Kemenperin Ungkap Kekhawatiran Dampak Biaya Operasional bagi Konsumen

“Target kami tahun ini adalah meningkatkan produksi bijih menjadi 156.000 ton per hari. Ini merupakan lompatan yang cukup besar dibandingkan pencapaian tahun lalu yang berada di angka 139.000 ton per hari,” ujar Tony dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI.

Fokus pada Emas dan Tembaga

Selain bijih, PTFI juga menetapkan target ambisius untuk komoditas logam. Perusahaan memproyeksikan produksi tembaga mencapai 1,1 miliar pound. Sementara untuk produksi emas, target yang dipatok adalah sekitar 800 ribu ounces pada tahun 2026. Menariknya, emas hasil produksi ini rencananya akan diserap oleh PT ANTAM dengan estimasi volume mencapai 26 ton.

Tony juga memberikan gambaran mengenai masa depan kontribusi Freeport yang diprediksi akan terus meroket. Dengan asumsi harga emas yang stabil di level tinggi, ia yakin kontribusi kepada negara akan mencapai titik baru di masa mendatang.

Read Also

Revolusi Aturan Outsourcing 2026: Menaker Yassierli Terbitkan Permenaker Nomor 7 demi Kesejahteraan Buruh

Revolusi Aturan Outsourcing 2026: Menaker Yassierli Terbitkan Permenaker Nomor 7 demi Kesejahteraan Buruh
  • Tahun 2027: Diproyeksikan meningkat hingga US$ 4,3 miliar atau mendekati Rp 70 triliun.
  • Tahun 2028 dan seterusnya: Kontribusi stabil diharapkan menembus US$ 6 miliar, yang jika dikonversi mencapai Rp 100 triliun setiap tahunnya.

Transformasi operasi menuju tambang bawah tanah yang lebih efisien menjadi kunci utama di balik angka-angka tersebut. Dengan koordinasi yang erat bersama MIND ID dan pemerintah, PT Freeport Indonesia optimistis mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi kemakmuran rakyat Indonesia melalui setoran pajak dan dividen yang konsisten.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *