Mutasi Besar Polri 2026: Pucuk Pimpinan Polrestabes Semarang dan Kapolresta Solo Berganti, Cek Daftar Lengkapnya

Akbar Silohon | WartaLog
11 Okt 2026, 13:17 WIB
Mutasi Besar Polri 2026: Pucuk Pimpinan Polrestabes Semarang dan Kapolresta Solo Berganti, Cek Daftar Lengkapnya

WartaLog — Dinamika internal Kepolisian Republik Indonesia kembali menunjukkan pergerakannya melalui rotasi jabatan strategis di wilayah hukum Kepolisian Daerah Jawa Tengah. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto secara resmi melakukan penyegaran organisasi dengan merotasi enam kursi pimpinan di jajaran Polres dan Polresta. Langkah ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah strategi besar untuk memperkuat performa Polda Jawa Tengah dalam menghadapi tantangan keamanan yang kian kompleks.

Mutasi ini tertuang secara formal dalam Surat Telegram Kapolri dengan nomor registrasi ST/2251/X/KEP/2026 yang diterbitkan pada tanggal 10 Oktober 2026. Keputusan ini menandai babak baru bagi kepemimpinan di beberapa kota kunci, termasuk Semarang dan Surakarta, yang selama ini menjadi barometer stabilitas keamanan di Jawa Tengah. Reorganisasi ini diharapkan mampu membawa energi baru serta perspektif segar dalam pelayanan publik dan penegakan hukum di wilayah tersebut.

Read Also

Sinyal Bahaya dari Canberra: Intelijen Australia Bongkar Jaringan Teror Iran dan Transformasi Radikalisme Digital

Sinyal Bahaya dari Canberra: Intelijen Australia Bongkar Jaringan Teror Iran dan Transformasi Radikalisme Digital

Mengusung Prinsip Meritokrasi dalam Kepemimpinan

Dalam keterangannya, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa proses mutasi polri kali ini dilakukan dengan mengedepankan prinsip meritokrasi yang ketat. Polri ingin memastikan bahwa setiap personel yang ditempatkan pada posisi strategis adalah mereka yang benar-benar memiliki kualifikasi terbaik, bukan sekadar berdasarkan senioritas semata.

“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek fundamental, mulai dari kebutuhan organisasi, kompetensi individu, kapabilitas dalam memimpin, hingga rekam jejak dan integritas yang tidak tercela,” jelas Irjen Isir dalam rilis tertulisnya yang diterima WartaLog. Menurutnya, prinsip meritokrasi adalah kunci agar setiap perwira yang menerima amanah mampu menjalankan tugasnya secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Read Also

Drama Diplomatik di Balik Layar: Donald Trump Ancam Keluarga Netanyahu demi Redam Serangan ke Beirut

Drama Diplomatik di Balik Layar: Donald Trump Ancam Keluarga Netanyahu demi Redam Serangan ke Beirut

Lebih lanjut, Isir menjelaskan bahwa rotasi ini adalah bagian dari pembinaan karier bagi para perwira menengah dan tinggi. Dengan berpindah tugas ke lingkungan yang baru, para pemimpin diharapkan dapat memperluas wawasan teritorial mereka serta mengaplikasikan keberhasilan dari tempat tugas sebelumnya ke wilayah yang baru.

Pergeseran Kursi Panas di Semarang dan Surakarta

Dua posisi yang paling menjadi sorotan dalam mutasi kali ini adalah jabatan Kapolrestabes Semarang dan Kapolresta Surakarta. Sebagai dua kota metropolitan dengan dinamika politik dan sosial yang tinggi, kepemimpinan di wilayah ini memerlukan sosok yang tangguh dan memiliki kemampuan komunikasi massa yang mumpuni.

Kombes Erlin Tang Jaya, yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri, kini dipercaya untuk memegang tongkat komando di Polrestabes Semarang. Pengalamannya di bidang pemberantasan narkotika diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap peredaran gelap obat-obatan terlarang di ibu kota Jawa Tengah tersebut.

Read Also

Menenun Harapan dari Beranda Negeri: Upaya Tri Tito Karnavian Dorong UMKM Tenun Belu Naik Kelas

Menenun Harapan dari Beranda Negeri: Upaya Tri Tito Karnavian Dorong UMKM Tenun Belu Naik Kelas

Sementara itu, posisi Kapolresta Surakarta kini diamanatkan kepada AKBP Candra Sasongko. Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagbinkar RO SDM Polda Jawa Barat ini dikenal memiliki pemahaman yang mendalam mengenai manajemen sumber daya manusia. Penempatannya di Solo—kota yang sarat akan nilai budaya sekaligus pusat perhatian nasional—menunjukkan kepercayaan besar Kapolri terhadap kemampuannya dalam menjaga harmoni sosial.

Daftar Lengkap 6 Kapolres Baru di Jawa Tengah

Selain Semarang dan Solo, empat wilayah lain di Jawa Tengah juga menyambut pemimpin baru. Berikut adalah rincian lengkap rotasi jabatan tersebut sebagaimana dihimpun oleh tim redaksi WartaLog:

  • Kombes Erlin Tang Jaya: Menjabat sebagai Kapolrestabes Semarang Polda Jateng (Sebelumnya Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri).
  • AKBP Candra Sasongko: Menjabat sebagai Kapolresta Surakarta Polda Jateng (Sebelumnya Kabagbinkar RO SDM Polda Jabar).
  • Kombes Dhovan Oktavianton: Menjabat sebagai Kapolresta Banyumas Polda Jateng (Sebelumnya Dirpolairud Polda Jambi).
  • AKBP Febriyani Aer: Menjabat sebagai Kapolres Tegal Polda Jateng (Sebelumnya Kasianev SIM Subdit SIM Ditregident Korlantas Polri).
  • AKBP Afrito Marbaro: Menjabat sebagai Kapolres Salatiga Polda Jateng (Sebelumnya Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Jabar).
  • AKBP Deni Septiawan: Menjabat sebagai Kapolres Wonogiri Polda Jateng (Sebelumnya Kasubbagpimtajas Korsis Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri).

Penyegaran di Banyumas, Tegal, Salatiga, dan Wonogiri

Penunjukan Kombes Dhovan Oktavianton sebagai Kapolresta Banyumas menarik perhatian karena latar belakangnya di Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud). Keahliannya dalam menangani wilayah perairan diharapkan dapat memperkuat pengawasan di zona pesisir selatan Jawa Tengah yang bersinggungan dengan wilayah Banyumas.

Di Tegal, kehadiran AKBP Febriyani Aer sebagai Kapolres membawa angin segar bagi kepemimpinan polwan di lingkungan Polda Jateng. Berbekal pengalaman di Korlantas Polri, ia diprediksi akan membawa inovasi besar dalam manajemen lalu lintas dan pelayanan publik berbasis digital di wilayah Tegal yang merupakan jalur vital transportasi Jawa.

Sementara itu, AKBP Afrito Marbaro yang akan memimpin di Salatiga dan AKBP Deni Septiawan di Wonogiri, diharapkan mampu menjaga stabilitas di wilayah yang dikenal sebagai kota pendidikan dan wilayah perbatasan yang strategis. Pengalaman mereka di bidang reserse kriminal dan pendidikan kepolisian menjadi modal kuat untuk menekan angka kriminalitas serta meningkatkan kedisiplinan personel di tingkat lokal.

Harapan Masyarakat Terhadap Wajah Baru Pimpinan Polri

Pergantian kepemimpinan di tingkat Polres selalu membawa harapan besar dari masyarakat. Publik menginginkan kepolisian yang lebih humanis, responsif, dan tegas dalam menegakkan keadilan. Dengan formasi baru ini, tantangan seperti premanisme, peredaran narkoba, hingga gesekan horizontal di tengah masyarakat menjadi pekerjaan rumah utama bagi para Kapolres terpilih.

WartaLog mencatat bahwa dinamika di Jawa Tengah menjelang akhir tahun 2026 membutuhkan kesiapsiagaan ekstra. Oleh karena itu, sinergi antara pimpinan baru dengan pemerintah daerah serta tokoh masyarakat setempat menjadi hal yang mutlak. Keberhasilan para perwira ini nantinya akan diukur dari sejauh mana mereka mampu menciptakan rasa aman di tengah-tengah masyarakat tanpa harus meninggalkan prinsip keterbukaan.

Secara keseluruhan, gelombang mutasi ini menegaskan komitmen institusi Polri untuk terus bertransformasi menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Pergantian personel adalah jaminan bahwa roda organisasi tidak akan berhenti berputar demi memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

Dengan resminya penunjukan ini, proses serah terima jabatan (Sertijab) diharapkan akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat di Mapolda Jawa Tengah, menandai dimulainya masa tugas baru bagi para perwira pilihan ini dalam menjaga kondusivitas wilayah Jawa Tengah.

Akbar Silohon

Akbar Silohon

Hi, saya senang berbagi berita terupdate.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *