Ola S1 X+: Skuter Listrik Penempuh 320 Km dengan Harga Miring, Cocok Jadi Armada Program MBG?

Rendra Putra | WartaLog
14 Apr 2026, 15:50 WIB
Ola S1 X+: Skuter Listrik Penempuh 320 Km dengan Harga Miring, Cocok Jadi Armada Program MBG?

WartaLog — Industri kendaraan listrik global kembali dikejutkan oleh langkah strategis pabrikan asal India, Ola Electric. Baru-baru ini, mereka resmi memperkenalkan Ola S1 X+, sebuah skuter listrik yang memadukan efisiensi luar biasa dengan banderol harga yang sangat kompetitif. Kehadiran motor ini seolah menjadi antitesis bagi pasar kendaraan listrik yang selama ini dianggap mahal, terutama jika dikaitkan dengan kebutuhan kendaraan operasional untuk program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Teknologi Bharat Cell 4680: Jantung Pacu Mandiri

Salah satu nilai jual utama dari Ola S1 X+ terletak pada dapur pacunya. Motor ini dibekali dengan baterai berkapasitas 5,2 kWh yang mengadopsi teknologi Bharat Cell 4680. Menariknya, sel baterai ini dikembangkan dan diproduksi secara mandiri oleh Ola Electric. Strategi integrasi vertikal ini memungkinkan perusahaan untuk menekan biaya produksi secara signifikan tanpa mengorbankan kualitas, mulai dari pembuatan sel hingga menjadi satu unit motor listrik yang utuh.

Read Also

Strategi Agresif BYD: Impor Ratusan Unit Atto 3 Sembari Kejar Target Pabrik Subang

Strategi Agresif BYD: Impor Ratusan Unit Atto 3 Sembari Kejar Target Pabrik Subang

Performa Gahar dengan Jarak Tempuh Fantastis

Bicara soal performa, Ola S1 X+ tidak bisa dipandang sebelah mata. Dibekali motor penggerak tengah bertenaga 11 kW yang dipadukan dengan unit kontrol terintegrasi, skuter ini mampu melesat hingga kecepatan maksimal 125 km/jam. Namun, daya tarik sesungguhnya ada pada efisiensinya; dalam satu kali pengisian daya penuh, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 320 km (berdasarkan standar IDC). Jarak ini jauh melampaui rata-rata skuter listrik komuter yang ada di pasaran saat ini.

Sinergi Potensial untuk Program MBG di Indonesia

Spesifikasi impresif ini memicu perbincangan hangat, terutama jika disandingkan dengan kebutuhan operasional Badan Gizi Nasional (BGN) dalam program Makan Bergizi Gratis. Saat ini, BGN menyediakan motor operasional untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sebagai perbandingan, armada yang digunakan saat ini kabarnya memiliki harga mencapai Rp 49 juta dengan jarak tempuh yang terbatas, yakni berkisar 70 km hingga 140 km saja meski sudah menggunakan dua baterai.

Read Also

Aksi Brutal Sopir Angkot Ciracas: Tak Terima Ditegur Lawan Arah, Kaca Mobil Warga Jadi Sasaran Emosi

Aksi Brutal Sopir Angkot Ciracas: Tak Terima Ditegur Lawan Arah, Kaca Mobil Warga Jadi Sasaran Emosi

Dengan harga perkenalan sekitar Rs. 1.29.999 atau setara Rp 23,8 jutaan, Ola S1 X+ menawarkan nilai ekonomis yang jauh lebih tinggi. Tidak hanya lebih murah, jarak tempuhnya yang dua kali lipat lebih jauh memberikan fleksibilitas lebih bagi petugas di lapangan untuk mendistribusikan logistik makanan tanpa khawatir kehabisan daya di tengah jalan.

Keamanan dan Kelincahan di Medan Perkotaan

Selain urusan baterai, faktor keselamatan juga menjadi prioritas. Ola menyematkan teknologi Brake-by-Wire serta rem cakram pada bagian depan untuk memastikan kontrol pengereman yang presisi. Bobotnya yang ideal dan desain yang ergonomis membuat skuter ini tetap lincah bermanuver di padatnya lalu lintas perkotaan, bahkan saat membawa beban logistik tambahan. Peluncuran lini Gen 3 dari Ola ini mempertegas posisi mereka dalam menyasar berbagai segmen pasar, mulai dari kelas premium hingga armada fungsional dengan harga terjangkau.

Read Also

Waspada Gejala Radiator Mobil Rusak: Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Mesin Mengalami Overheat Fatal

Waspada Gejala Radiator Mobil Rusak: Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Mesin Mengalami Overheat Fatal

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *